Suara.com - Ginjal melayani banyak fungsi tubuh yang penting sehingga bisa menimbulkan kondisi serius jika ginjal Anda bermasalah.
Sayangnya, banyak orang yang tak mengenali saat ginjal bermasalah karena gejalanya yang terkadang tidak spesifik.
Melansir dari Healthshots, Dr Mahesh Prasad, konsultan Nefrologis dari Rumah Sakit Wockhardt mengatakan bahwa penyakit ginjal umumnya terlihat pada orang yang menderita diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga penyakit ginjal.
Faktor risiko lainnya adalah usia yang lebih tua, berat badan lahir rendah, penggunaan obat-obatan tertentu untuk waktu yang lebih lama, infeksi saluran kemih kronis, obesitas, dan bahkan batu ginjal.
Berikut adalah tanda dan gejala masalah ginjal yang tersembunyi, antara lain:
1. Masalah tidur
Insomnia atau kurang tidur sering terjadi pada orang dengan masalah ginjal.
“Ketika ginjal tidak menyaring dengan benar, racun cenderung tinggal di dalam darah daripada meninggalkan tubuh melalui urin. Ini bisa membuat Anda sulit tidur,” ujar Dr Prasad.
2. Masalah kulit
Baca Juga: Sering Minum Air Dingin Bikin Ginjal Rusak? Mitos atau Fakta?
Ginjal yang sehat melakukan banyak pekerjaan penting. Jika menghadapi masalah dengan kulit Anda, itu bisa menjadi indikasi penyakit ginjal.
"Kulit kering dan gatal dapat mengindikasikan penyakit mineral dan tulang yang juga terkait dengan penyakit ginjal lanjut ketika ginjal tidak dapat mencapai keseimbangan yang tepat dari mineral dan nutrisi yang ada di dalam darah," ujar Dr Prasad.
3. Mata bengkak
Penyakit ginjal juga dapat menyebabkan edema periorbital yang melibatkan pembengkakan di sekitar mata. Pembengkakan di sekitar mata dapat dikaitkan dengan kebocoran sejumlah besar protein dalam urin dari ginjal alih-alih menyimpannya di dalam tubuh.
4. Kram otot
Kram otot sering terjadi pada mereka yang memiliki penyakit ginjal. Kram diduga disebabkan oleh ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, atau kerusakan saraf atau masalah aliran darah.
"Hal ini dapat mengganggu fungsi ginjal, kadar kalsium yang rendah dan fosfor yang tidak terkontrol dengan baik juga mengundang kram otot," kata Dr Prasad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!