Suara.com - Penambahan berat badan memang paling sering terkait dengan pola makan yang Anda terapkan. Namun ada beberapa makanan yang meski banyak dikonsumsi tak akan meningkatkan berat badan Anda atau bikin gemuk.
Melansir dari Healthsots, berikut beberapa asupan yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak tetap tak akan memicu peningkatan berat badan secara signifikan, antara lain:
1. Semangka
Sebagian besar buah-buahan rendah kalori seperti semangka dapat dimakan dalam jumlah yang cukup besar.
"Buah-buahan sangat penting untuk dikonsumsi setiap hari. Satu atau dua porsi buah sehari dianjurkan karena memberi kita vitamin dan mineral. Menambahkan 100 hingga 200 gram buah dalam sehari tidak masalah," kata Kandwal.
Secara khusus, Anda dapat mengkonsumsi semangka sebanyak yang Anda inginkan. Semangka adalah buah kaya air yang membantu pencernaan dan membantu membakar kalori juga.
2. Sayuran
Sayuran dalam bentuk salad adalah tambahan terbaik saat Anda ingin menurunkan berat badan. Ketika dikonsumsi dalam bentuk salad, mereka tidak menambah berat badan, melainkan memiliki banyak serat di dalamnya yang menjaga gula darah dan pergerakan usus Anda tetap terkendali.
Komsumsi sayuran juga membuat Anda kenyang sehingga Anda tidak makan berlebihan. Kubis, bayam, brokoli, dan kembang kol adalah sayur sehat pendukun penurunan berat badan.
Baca Juga: 8 Wisata Kuliner Bandung yang Sayang untuk Dilewatkan, dari Nasi Goreng sampai Roti
3. Selai kacang
Selai kacang tinggi protein dan rendah karbohidrat, selai kacang adalah makanan utama untuk membantu Anda menurunkan berat badan tanpa mengurangi rasa.
Faktanya, selai kacang tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan tetapi juga menekan gula darah. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa makan produk kacang sebelum makan berkontribusi pada perasaan kenyang sehingga mengurangi konsumsi makanan.
4. Biji-bijian
Sarat dengan berbagai nutrisi, biji labu dan biji bunga matahari bekerja sangat baik untuk kesehatan Anda. Ini adalah camilan yang ideal karena bisa mengisi perut Anda untuk durasi yang lebih lama.
Pada saat yang sama biji-bijian tidak terlalu tinggi kalori, dan merupakan sumber lemak sehat dan mikronutrien yang baik sehingga dapat dikonsumsi setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi