Suara.com - Beberapa video yang difilmkan oleh seorang pasien infeksi Covid-19 menunjukkan momen di mana teman-teman bangsalnya mengucap selamat tinggal untuk yang terakhir kalinya, satu per satu sebelum mereka meninggal dunia.
Video haru ini berhasil menghancurkan hati banyak orang di media sosial Facebook. Dalam video pertama, seperti dilansir Says, lelaki di belakang kamera menceritakan apa yang dilihatnya.
Ia mengatakan bahwa seorang staf medis saat itu tengah membantu seorang 'paman' untuk mengucapkan selamat tinggal kepada anggota keluarganya melalui panggilan video.
"Rumah sakit membuat panggilan video untuk membiarkan anggota keluarga (pasien) melihatnya untuk terakhir kalinya (padanya)," kata lelaki itu dalam bahasa Hokkien.
"Paman mengucapkan 'bye bye, bye bye' kepada keluarganya. Menonton ini membuat hatiku hancur," pungkasnya.
Dalam video kedua, dia mengatakan pasien lain mengalami hal yang sama. Menurutnya pasien tersebut sudah merasa dekat dengan ajal.
Video tersebut menunjukkan seorang staf medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap mengangkat telepon untuk memungkinkan pasien mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada keluarga mereka melalui panggilan video.
Pasa video ketiga, lelaki itu memfilmkan dua peti mati logam didorong ke depan tempat tidurnya
"Dua peti mati telah terisi. Mereka didorong ke depan tempat tidurku," lelaki itu mengucapkan kalimat yang sama dua kali dengan nada terkejut dan sedih.
Baca Juga: Heboh Isu Makhluk Gaib Misterius Keranda Terbang, Apa Itu Lampor?
Berdasarkan keterangan video, China Press melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi di Rumah Sakit Umum Penang.
Lelaki di belakang kamera juga memperingatkan anggota masyarakat untuk tidak meremehkan COVID-19, menurut Oriental Daily.
Kompilasi video yang dibagikan oleh Oriental Daily telah menjadi viral dengan lebih dari 800 kali dibagikan dan 1.000 tanda suka.
Banyak warganet yang mengungkapkan kesedihannya setelah menonton video-video tersebut.
"Ini sangat serius. Saya berharap semua orang bisa selamat dari pandemi ini dengan aman," kata seorang pengguna Facebook.
"Virus corona itu kejam. Telah merenggut begitu banyak nyawa. (Ini) mengerikan," komentar yang lain.
Sementara yang lain menambahkan, "Menonton ini benar-benar menyakiti hatiku."
Seorang netizen berkata, "(Anggota keluarga) saya meninggal bahkan sebelum saya bisa mengucapkan selamat tinggal." Simak video dan informasi aslinya di tautan berikut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi