Suara.com - Tren berbahaya di TikTok, yang dikenal dengan "Tantang Benadryl" atau "Benadryl Challenge" memicu peringatan yang dilakukan oleh pihak berwajin, kepada para orangtua tentang dampak yang akan ditimbulkan.
Seorang kepala polisi kota Massachusetts, Amerika Serikat, seperti yang dilansir The Sun, mengingatkan orangtua bahwa permainan yang disebut "Tantangan Benadryl" atau Benadryl Challenge yang sedang tren di TikTok berbahaya.
Dilansir The Sun, ini adalah sebuah fenomena TikTok yang memancing anak-anak untuk mengonsumsi pil merah muda anti-alergi untuk berhalusinasi.
"Kami mendesak orangtua untuk berbicara dengan anak mereka tentang tren berbahaya ini dan implikasi dari jenis tindakan ini," kata Kepala Polisi dari Massachusetts, Arlington Juliann Flaherty.
Ketenaran singkat di media sosial, kata dia tidak sebanding dengan potensi bahaya yang bisa ditimbulkan oleh tren ini. Hal tersebut bahkan memaksa Food and Drug Administration (FDA) berbicara.
"Menelan terlalu banyak Benadryl dapat menyebabkan masalah jantung yang serius, kejang, koma, atau bahkan kematian," FDA mengkonfirmasi.
Jumlah Benadryl yang berpotensi menyebabkan seseorang mengalami halusinasi hingga cukup fatal sangatlah dekat.
"Dosis yang dapat menyebabkan halusinasi sangat dekat dengan dosis yang dapat menyebabkan sesuatu yang berpotensi fatal," ujar Scott Schaeffer, direktur Oklahoma Center for Poison and Drug Information.
Dia melanjutkan, Benadryl (Diphenhydramine) dosis besar dapat menyebabkan kejang dan, khususnya, masalah dengan jantung. Jantung akan cenderung keluar dari ritme dan tidak memompa darah secara efektif.
Baca Juga: Manfaatkan Kaca Spion untuk Berfantasi, Pria di Pakalongan Lakukan Masturbasi
Dan Robert Weber, dari administrasi Pusat Medis Wexner Ohio State University setuju akan hal tersebut. Mengambil terlalu banyak Benadryl," katanya bukan ide yang bagus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi