Suara.com - Biduran salah satu penyakit kulit yang mengganggu kenyaman. Sekitar 20% orang pernah terkena biduran setidaknya sekali seumur hidup. Lantas, bagaimana cara mengobati biduran? Simak berikut ini penjelasannya.
Melansir dari American College of Allergy, Asthma & Immunology menyebutkan bahwa masalah kulit biduran dikenal juga dengan nama urtikaria. Penyakit ini memiliki gejala berupa benjolan kemerahan, yang jika ditekan akan berubah warna jadi putih.
Umumnya, biduran bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti: efek samping obat, alergi makanan tertentu, udara yang terlalu dingin atau panas, gigitan serangga, kena getah tanaman, paparan sinar matahari, dan transfusi darah
Bukan hanya itu, biduran bisa juga disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri, penyakit hepatitis, alergi tanaman dan serbuk sarinya, sampai alergi bulu binatang peliharaan.
Untuk mengatasi biduran, jika kamu tidak ingin menggunakan obat-obatan kimia untuk menyembuhkannya, kamu bisa mengobatinnya menggunakan bahan-bahan alami. Nah, simak berikut ini cara mengobati biduran secara alami.
1. Kompres dingin
Melansir dari Healthline, cara mengobati biduran bisa dengan menggunakan kompres dingin. Caranya, siapkan es batu dibungkus handuk, kemudian oleskan pada aera terdampak sekitar 10 menit.
2. Hindari produk yang memicu alergi
Cara praktis yang juga bisa kamu lakukan untuk mengobati biduran yaitu dengan menghindari produk yang memicu alergi atau produk yang rentan iritasi. Sebab, jika tetap menggunakannya, hal itu akan membuat biduran semakin parah.
Baca Juga: Catat! Eksim Pada Anak dan Orang Punya Gejala dan Ciri yang Berbeda Loh
Oleh karena itu, pastikan kamu menggunakan sabun khusus kulit sensitif, bebas pewangi, dan tidak mengandung bahan kimia. Selain itu, gunakan juga lotion khusus kulit sensitif setelah mandi.
3. Pastikan tubuh dalam kondisi dingin
Cara mengobati biduran tanpa obat-obatan kimia yaitu pastikan tubuh dalam kondisi dingin. Sebab, suhu tubuh yang panas atau gerah akan membuat gejala biduran semakin parah.
Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga suhu tubuh agar tetap dingin dan nyaman. Selain itu, pastikan juga penderita biduran meminimalisir duduk terlalu lama di luar ruangan yang langsung terpapar sinar matahari.
4. Menggunakan obat biduran alami
Jika kamu sudah mempraktekan cara-cara mengobati biduran seperti yang sudah disebutkan di atas namun biduran masih belum juga sembuh, cara lainnya kamu bisa menggunakan obat biduran alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya