Suara.com - Masyarakat diminta untuk tidak lagi percaya dan bersedia menggunakan kalung atau gelang yang diklaim dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit, termasuk sakit jantung.
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr. Isman Firdaus, Sp.JP menegaskan bahwa klaim tersebut hanya kabar bohong atau hoaks.
"Penggunaan kalung atau gelang kesehatan itu hoaks, itu merupakan penyesatan. Akhirnya pasien, masyarakat lebih percaya terhadap hal tersebut daripada bagaimana mencegah penyakit jantung," kata dokter Isman dalam webinar Hari Jantung Sedunia dari Kementerian Kesehatan, Senin (27/9/2021).
"Jadi kalau ada informasi dapat menyembuhkan semua penyakit, itu nomor satu. Kemudian bisa menyembuhkan penyakit jantung, itu adalah hoaks," imbuhnya.
Hoaks lain terkait penyakit jantung yang masih beredar di masyarakat adalah adanya informasi kalau laser dapat menghilangkan sumbatan pembuluh darah koroner. Dokter Isman menekankan, hal tersebut tidak benar.
"Ini penting bagi masyarakat mengetahui. Kasihan yang seharusnya mendapatkan pertolongan dari pemerintah secara gratis dengan JKN, justru membeli alat-alat tersebut dengan harga mahal dengan harapan bisa sembuh padahal itu hoaks," ujarnya.
Ia mengingatkan, masyarakat sebaiknya pergi ke fasilitas layanan kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang benar secara medis. Sementara untuk mencegah terkena penyakit jantung, hal utama yang perlu dilakukan dengan membiasakan hidup sehat aktif.
Menurut dokter Isman, penyebab utama dari penyakit jantung koroner kebanyakan karena gaya hidup tidak sehat dengan jarang berolahraga, pola makan tidak seimbang, kebiasaan merokok, juga konsumsi alkohol berlebih.
Baca Juga: Dituntut Tiga Tahun Penjara Kasus Penyebaran Berita Bohong, Jumhur Hidayat Keberatan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia