Suara.com - Membangun rasa percaya diri anak sejak dini sangatlah penting. Sebab, memiliki rasa percaya diri merupakan bekal yang bisa dibawa hingga dewasa.
Aktis Mona Ratuliu mengatakan memang tidak mudah membangun rasa percaya diri pada anak. Padahal seperti yang diketahui bersama, penting bagi anak untuk memiliki rasa percaya untuk bisa menentukan pilihan hidup hingga mengambil keputusan kelak.
Dalam acara Biskuat #GenerasiTiger, Senin (27/9/2021), Mona mengatakan membangun rasa percaya bukan sekadar mau dan mampu tampil di depab banyak orang.
“Percaya diri itu nggak hanya berani tampil di depan orang. Tapi menyadarkan anak kalau dirinya punya potensi,” ungkap Mona.
Tantangan terbesar membangun rasa percaya diri adalah ketika anak merasa tidak mampu melakukan apa-apa.
“Kalau anak merasa bodoh dan tidak merasa bisa, berikan motivasi bahwa tidak semuanya langsung bisa. Memang awalnya nggak bisa, tapi lama kelamaan bisa,” ungkapnya.
Jika ini terjadi, peran orangtualah untuk membangkitkan semangat anak dan mengajaknya untuk terus belajar.
“Namanya proses belajar mungkin belum bisa. Tapi kalau belajar terus, lama-lama bakalan bisa,” pesan Mona Ratuliu.
Sebagai Ibu dari empat anak, Mona memberikan tips ada baiknya libatkan anak dalam aktivitas keluarga. Membantu orangtua memasak misalnya, adalah cara membangun rasa percaya diri yang bisa dilakukan di rumah.
Baca Juga: 5 Hal Ini Bisa Kamu Rasakan saat Menggunakan Wewangian
“Kalau anak dilibatkan masak, tentu anak bisa percaya diri kayak bundanya, bahwa dia bisa masak,” lanjut Mona.
Selain itu, Mona juga memberikan tips pentingnya mengajarkan bahwa sebagai manusia, tidak selalu benar terus. Jika anak memiliki salah, orangtua perlu memaklumi kesalahannya.
“Aku juga ajarin ke anak kalau jadi manusia itu tidak harus benar terus kok, salah itu boleh. Tapi kedepannya adalah perlu lebih banyak benarnya dibanding salahnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Kunjungan ke Makassar, Gus Ipul: Siswa Sekolah Rakyat Lebih Percaya Diri dan Berprestasi
-
Boiyen Ungkap Rahasia Percaya Diri di Hari Kartini: Mental Glow Up hingga Senyum Tanpa Insecure
-
Tampil Percaya Diri ala Real Madrid? Ini Rahasia Performa Maksimal Pria Modern
-
Hari Bebas Bau Badan 2026: Momentum untuk Lebih Percaya Diri Seharian
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!