Suara.com - Memiliki menstruasi yang teratur adalah tanda kesehatan yang baik. Begitupun dengan menstruasi yang tak teratur sebagai tanda kesehatan buruk.
Melansir dari India Express, siklus menstruasi menunjukkan banyak hal dalam tubuh, mulai dari keseimbangan dan ketidakseimbangan hormon, kesehatan reproduksi hingga kesejahteraan mental.
Ketika menstruasi menjadi tidak teratur, maka menandakan bahwa ada masalah di tubuh Anda.
Dalam hal ini, pemeriksaan dengan dokter adalah langkah tindak lanjut yang ideal. Ini adalah fakta yang diketahui bahwa sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah masalah kesehatan umum yang menjangkiti banyak perempuan di seluruh dunia di mana salah satu tanda paling umum adalah menstruasi yang tak lancar.
Dokter Rajpal Singh, direktur dan ahli jantung intervensi di Rumah Sakit Fortis La Femme, Richmond road, Bangalore menjelaskan bahwa PCOS adalah bagian dari sindrom metabolik yang ditandai dengan resistensi insulin dan kelebihan kadar hormon androgen pria.
“Hal ini menyebabkan menstruasi tidak teratur, penambahan berat badan, profil lipid abnormal dan diabetes. Ada juga hubungan yang dicatat dengan gaya hidup menetap, timbulnya depresi dan hipertensi," kata dokter Singh
Menurut dokter, dari sudut pandang kardiovaskular adanya kelainan metabolisme hampir dua kali lipat berisiko mengalami penyakit kardiovaskular dan stroke.
“Oleh karena itu, penting untuk mengatasi gejala PCOS, secara dini dan agresif,” imbuhnya.
"Penurunan berat badan, diet sehat, latihan fisik secara teratur, berhenti merokok, dan tinjauan dengan dokter kandungan dengan minat khusus pada PCOS adalah wajib," kata Dr Singh.
Baca Juga: Gara-Gara Endometriosis, Rahim dan Usus Buntu Aktris Amerika Amy Schumer Diangkat
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?