Suara.com - Sebuah penelitian telah mengonfirmasi bahwa vaksin Covid-19 Pfizer 90 persen tetap efektif selama lebih dari 6 bulan.
Meskipun risiko tertular virus corona Covid-19 terus meningkat dari waktu ke waktu karena kekebalan tubuh yang melemah, vaksin Covid-19 itu tetap cukup kuat untuk mencegah risiko rawat inap karena virus corona Covid-19.
"Studi kami menegaskan bahwa vaksin Covid-19 tetap efektif dalam mencegah infeksi parah dan rawat inap akibat virus corona Covid-19," kata Dr Sara Tartof, dari asuransi kesehatan Kaiser Permanente di AS dikutip dari The Sun.
Perusahaan medis dan Pfizer mempelajari catatan medis 3,4 juta orang di California. Mereka menemukan 6,6 persen orang yang terkena virus corona Covid-19 antara Desember 2020 dan Agustus 2021, sebanyak 12.130 dari 184.041 orang menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Tetapi, hasilnya tetap membuat pemerintah Inggris memutuskan untuk meluncurkan suntikan booster vaksin Covid-19. Hal itu karena pertahanan dari vaksin Covid-19 terhadap infeksi virus corona tetap akan menurun.
Studi yang dipublikasikan di The Lancet, menemukan bahwa vaksin Pfizer mampu mencegah 88 persen kasus virus corona Covid-19 selama sebulan setelah suntikan kedua dan hanya memiliki tingkat efektivitas 47 persen setelah 6 bulan.
Lebih dari 22 juta orang di Inggris mendapatkan suntikan vaksin Pfizer dan semua orang di atas usia 50-an. Kini, vaksin Pfizer pun menawarkan suntikan booster.
"Jika tujuan vaksinasi untuk mencegah penyakit dan penyebaran infeksi berkelanjutan, ini menunjukkan perlunya suntikan booster vaksin Covid-19 setelah 6 bulan," kata Profesor Penny Ward, seorang ahli kedokteran di King's College London.
Baca Juga: Ahli Temukan Pil Antivirus untuk Turunkan Risiko Kematian Virus Corona Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi