Suara.com - Kebanyakan orang punya kebiasaan tidak memakai alas kaki ketika berada di dalam rumah. Itu karena mereka mungkin ingin mengistirahatkan kakinya, menjaga kebersihan rumah, atau ada alasan lainnya.
Namun, tidak memakai alas kaki ketika berjalan di rumah, rupanya juga bukan pilihan terbaik. Faktanya, berjalan tanpa alas kaki di dalam rumah bisa berdampak tidak menyenangkan bagi kesehatan dan kecantikan kaki Anda.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak tidak memakai alas kaki selama di dalam rumah.
1. Rentan terkena bakteri
Menyapu dan mengepel lantai rumah setiap hari tidak menjamin bahwa lantai rumah benar-benar bebas dari bakteri dan kuman. Kenyataannya, ada banyak debu di dalam rumah yang mengandung bakteri dan jamur berbahaya.
Jika tidak memakai alas kaki di dalam rumah, kaki akan lebih rentan terkena mikroorganisme yang bisa menginfeksi kulit. Pada akhirnya, mikroorganisme ini bisa menginfeksi kuku kaki dan menyebabkannya menjadi kuning serta rapuh.
2. Merusak kaki
Berjalan tanpa alas kaki di atas rumput atau permukaan keras seperti lantai sesekali mungkin terasa menyenangkan dan membantu menghilangkan stres. Namun, kebiasaan ini bisa merusak kaki tanpa disadari. Berjalan tanpa alas kaki di rumah setiap hari akan menyebabkan rasa sakit pada tumit karena keseringan menopang bagian dalam kaki.
3. Cedera
Baca Juga: Bawa Pasien Jantung Kritis, Mobil Toyota Ini Halangi Jalan Mobil Ambulans
Berjalan tanpa alas kaki mungkin membantu kulit kaki Anda untuk bisa bernapas setelah seharian memakai sepatu. Walau begitu, keseringan berjalan di dalam rumah tanpa alas kaki juga dapat menyebabkan cedera. Penelitian telah menunjukkan bahwa berjalan tanpa alas kaki bisa menyebabkan jatuh dan otot tertarik akibat jatuh.
Jika merasakan kaki pegal setelah berjalan tanpa alas kaki, itu ada alasan ilmiahnya. Berjalan tanpa alas kaki di permukaan yang keras menyebabkan distribusi berat secara tidak merata di seluruh kaki. Ketidakseimbangan ini bisa memperburuk kelainan bentuk kaki dan memengaruhi bagian atas tubuh, menyebabkan lutut dan punggung terasa sakit.
5. Bau kaki
Berjalan tanpa alas kaki secara teratur bisa menyebabkan bau kaki yang tidak sedap. Sebab, bakteri di setiap sudut rumah dan kamar mandi lebih mungkin berkumpul di kaki yang tidak memakai alas kaki. Saat Anda berjalan tanpa alas kaki, kaki akan lebih mudah terkena infeksi yang bisa menyebabkan bau kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial