Suara.com - Suku Baduy yang berlokasi di Kabupaten Lebak, Banten, kerap mengundang rasa penasaran publik. Pasalnya, hingga kini Suku Baduy masih memegang teguh adat istiadat dan menolak pengaruh dari luar sukunya.
Seorang pria berbagi pengalaman saat dirinya berkunjung ke kampung Baduy Dalam yang ada di kaki pegunungan Kendeng di Desan Kanekes. Ia datang ke sana dalam rangka karya wisata sekolah.
Cerita pengalamannya saat SMA ini dibagikan melalui akun TikTok @rifa.mulyawan. Saat itu, pria bernama Rifa ini mengagumi setiap hal yang ia lihat di kampung Baduy Dalam.
Warga Suku Baduy benar-benar menjaga adat dan alamnya. Mereka mandi dan mencuci tanpa sabun dan menggantinya dengan bahan alami. Hal ini dilakukan agar alam tak rusak.
Rumah-rumah yang ada di Baduy Dalam juga dibangun tanpa paku. Para warganya juga harus mematuhi aturan adat seperti tidak menggunakan alat elektronik, tidak boleh naik kendaraan, tidak pakai alas kaki, tidak minum soda, dan lainnya.
Seorang pria yang tinggal di Baduy Dalam juga memaparkan bahwa mereka membat baju sendiri. Hal ini karena mereka tak diperbolehkan memakai baju modern.
Setelah beberapa hari tinggal di Suku Baduy Dalam, Rifa pun pamit bersama teman-temannya. Ia berterima kasih karena sudah dibiarkan tinggal di sana dalam 3 hari.
"Oh iya, kapan-kapan mampir main-main ke Tangerang," ujar Rifa kepada salah satu warga Baduy Dalam.
Warga Baduy Dalam itu kemudian bertanya alamatnya dan Rifa pun membeberkan petunjuk lokasi SMA-nya. Beberapa minggu kemudian, tanpa disangka, warga Baduy itu benar-benar datang ke SMA Rifa.
Baca Juga: Kabar Warga Baduy Tetap Sehat Meski Tak Pernah Divaksin Ratusan Tahun, Faktanya?
Rifa terkejut karena warga Baduy Dalam itu datang ke sekolahnya dengan berjalan kaki mengikuti rel kereta tanpa alas kaki. Mereka berjalan tanpa alas kaki selama 1 hari untuk sampai ke sekolah Rifa demi menepati janji.
Hal ini sangat mengesankan bagi Rifa dan benar-benar membekas hingga saat ini. Video yang Rifa unggah ini kemudian menarik banyak komentar dari warganet.
"Kita bisa belajar dari Baduy Dalam bahwa kita harus menepati janji dan jangan sampai melanggarnya," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Pola hidup mereka sehat banget," ujar warganet ini.
Sementara itu, hingga Kamis (30/9/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 5 juta kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Doa agar Tidak Haus saat Puasa Ramadan, Amalkan agar Ibadah Lebih Khusyuk
-
Siapa Zodiak Paling Beruntung 27 Februari 2026? Siap-Siap Hoki di Akhir Bulan
-
Link Resmi Simulasi TKA SD dan SMP 2026, Gratis untuk Persiapan Ujian
-
PPPK Paruh Waktu Apakah Dapat THR 2026? Simak Penjelasan dan Aturannya
-
Sambut Momen Lebaran dengan Parfum Berteknologi Adaptif Unik, Aroma Manisnya Bikin Nyaman Seharian
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly