Suara.com - Banyak orang mengira gejala utama dari kanker payudara adalah benjolan. Tetapi, sebenarnya ada hal lain yang mungkin tidak banyak diperhatikan, seperti perubahan pada kulit maupun puting.
National Cancer Institute (NCI) mengatakan setiap perubahan mendadak pada payudara dapat menandakan ada sesuatu yang terjadi.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga mengungkapkan nyeri payudara atau perubahan puting yang tidak biasa, misalnya masuk ke dalam, juga memerlukan pemeriksaan.
Selain itu, banyak wanita yang juga tidak menyadari bahwa kulit di payudara juga dapat menunjukkan gejala. Misalnya, tekstur kulit menjadi bersisik, merah, tebal, berbintik-bintik, hingga bergerenjal.
"Setiap iritasi kulit atau adanya lengkungan pada kulit harus ditanggapi secara serius," saran CDC, lapor Health.
Hal sama berlaku pada cairan yang keluar dari puting (selain ASI), serta pembengkakan, terasa hangat, atau nyeri saat ditekan.
Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak atau di sekitar tulang selangka juga harus diperiksa. Sebab, kanker payudara dapat menyebar ke bagian ini sebelum merasakan adanya benjolan.
Tapi tidak perlu khawatir berlebih, gejala-gejala tersebut tidak selalu menandakan kanker payudara. Bisa saja Anda mengalaminya ketika sedang sindrom pra-menstruasi atau setelah menstruasi.
Intinya, mengenal bentuk dan penampilan payudara itu penting. Jika melihat ada sesuatu yang tidak biasa, baik pada puting, tekstur kulit, hingga sensivitas, bicarakan dengan dokter.
Baca Juga: Ketika Maag Tak Juga Sembuh, Dokter Warning Gejala Kanker Hati
Karena banyak kanker payudara tidak dapat dilihat atau dirasakan, pemeriksaan mammogram seringkali merupakan cara terbaik untuk mendeteksinya lebih awal. Penjadwalan mammogram rutin bisa mendeteksi penyakit lebih awal sehingga mudah diobati.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia