Suara.com - Di tengah situasi pandemi Covid-19, menjaga imunitas atau sistem kekebalan tubuh menjadi hal penting. Dengan begitu seorang bisa meminimalkan risiko terkenca virus corona.
Tapi banyak yang tidak tahu bahwa ada sejumlah aktivitas yang bisa meningkatkan imunitas tubuh. Berikut 4 kebiasaan untuk menstabilkan sistem kekebalan tubuh:
1. Tambahkan suplemen rutin ke sarapan
Tambahan suplemen sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat. Alangkah baiknya mengkonsumsi suplemen agar aktivitas seharian juga lancar dan badan terasa lebih bersemangat.
2. Mencari udara segar
Stress bisa saja menurunkan sistem kekebalan tubuh. Jadi jika kamu merasa stress karena bekerja seharian atau ada masalah lain, alangkah baiknya meluangkan waktu sebentar untuk mencari udara segar karena efek positif peningkatan kadar oksigen pada otak, serta pengurangan peradangan yang menyertai dosis vitamin D yang kuat.
3. Dengarkan lagu
Sama halnya dengan stress, tidur berhubungan langsung dengan kesehatan secara keseluruhan. Cara yang tepat untuk menstabilkan imun agar keadaan kita tenang juga bisa dengan bantuan sedikit ‘white noise’ seperti, suara hujan, deburan ombak, atau suara mesin tertentu untuk penyejuk pikiran dan membantu tidur lebih cepat.
4. Berolahraga
Baca Juga: Hits: Penurunan Imunitas pada Orang yang Telah Divaksinasi, Sub Varian Baru Virus Corona
Melakukan olahraga di pagi hari sangat berguna untuk kebugaran sebelum menjalankan aktivitas. Selain itu sangat penting untuk hal-hal seperti meningkatkan aliran darah, mengurangi stress, peradangan bahkan memperkuat antibodi. Jika sulit mendapatkan motivasi berolahraga di pagi hari, pertimbangkan untuk bergabung dengan kelas yoga baik secara virtual ataupun langsung. Berkomitmen waktu kelas itu bisa sangat membantu dan jangan lupa untuk selalu minum air putih yang banyak.
Apakah kamu sudah melakukan salah satu kebiasaan di atas? Cobalah untuk melakukannya secara rutin, tentu kamu akan mendapatkan manfaatnya.
Penulis: Elisa Naomi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata