Suara.com - Update Covid-19 global hari ini mengabarkan Jepang yang membuka kembali perbatasan untuk pelaku bisnis internasional pada Senin, 8 November 2021, dan karantina di Jepang hanya perlu tiga hari.
Hal ini dilakukan menyusul kasus Covid-19 yang mulai melandai, meskipun di dunia masih ditemukan kasus baru harian 504 ribu orang yang baru saja dinyatakan terinfeksi Covid-19, sebagaimana data Worldometers, Sabtu (6/11/2021).
Sudah nyaris 250 juta warga dunia pernah terinfeksi Covid-19, dan dari data itu 5 juta di antaranya meninggal dunia, dan 226 juta orang berhasil dinyatakan sembuh.
Per hari ini masih ada lebih dari 18,5 juta kasus aktif atau jumlah orang yang masih bisa menularkan Covid-19.
Mengutip Channel News Asia, Jepang akan membuka kembali perbatasan secara bertahap untuk para pelaku bisnis yang akan masuk ke Jepang.
Bahkan Jepang juga akan mempersingkat masa karantina Covid-19 saat tiba, yang tadinya 10 hari menjadi tiga hari. Syaratnya, pendatang harus mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap.
Pelajar dan pekerja magang yang memiliki visa juga sudah diizinkan masuk ke Jepang. Bahkan kuota pendatang ke Jepang juga diperbanyak dari 3.500 orang per hari menjadi 5.000 orang.
Sebelum aturan ini ditetapkan, pemerintah Jepang masih memberlakukan karantina pendatang ke Jepang selama 10 hari, terlepas dari status vaksinasi Covid-19 apapun.
Putusan ini dikeluarkan, usai pelaku bisnis dalam dan luar negeri di Jepang telah melobi pemerintah untuk melonggarkan perbatasan serupa dengan negara lain.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Rekor Kasus Baru, Jerman Alami Gelombang ke-4 Pandemi
Seperti misalnya Amerika Serikat dan Uni Eropa mengizinkan pendatang, dan tidak perlu menjalani karantina selama mereka memiliki bukti vaksinasi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik