Suara.com - Rasanya, setiap anak pasti suka makan es krim. Tapi seringkali, es krim jadi salah satu makanan yang dilarang dikonsumsi saat anak sakit. Misalnya, saat anak demam.
Selain melarang anak makan es krim, orangtua juga kerap melarang anak makan makanan manis lainnya saat sakit. Seperti ada anggapan dalam dunia kesehatan bahwa ketika anak sakit, anak tidak boleh mengonsumsi makanan manis.
Menjawab hal ini, Dokter Spesialis Anak dr. Nofiyanty Nicolas Sp. A, dalam acara webinar Parenting Canggih untuk Ibu Canggih: Bedah Hoax Kesehatan, beberapa waktu yang lalu, mengatakan bahwa itu semua tergantung pada sakit yang dialami anak.
“Bolehkah makan manis? Tergantung sakitnya apa. Kalau sakitnya batuk sama pilek, jangan konsumsi makanan yang dingin. Kenapa? Karena yang dingin bisa memperburuk kondisinya,” ungkap dr. Nofiyanty.
Namun, jika anak hanya sakit demam, ia menyebut bahwa anak boleh mengonsumsi makanan manis, termasuk es krim.
Menurut dr. Nofiyanty, es krim pun memiliki kandungan nutrisi yang baik.
“Karena bahan asalnya itu dari susu. Dan kalau anak yang malas makan dan minum susu, ditambah tidak mengalami gejala pilek dan batuk, makan es krim tidak apa-apa,” lanjut dr. Nofiyanty.
Ia menegaskan, mengonsumsi makanan manis tetap tergantung situasi dan kondisi tubuh anak. Meski saat demam boleh mengonsumsi makanan manis, ada baiknya jangan sampai mengonsumsi secara berlebihan.
“Tapi ingat, boleh dikonsumsi tapi jangan sampai dikonsumsi secara berlebihan,” ungkap dr. Nofiyanty.
Baca Juga: Es Krim yang Baru Saja Dibeli Jatuh, Aksi Pria ke Pacarnya Ini Endingnya Jadi Sorotan
“Karena basically semua makanan itu punya kandungan nutrisinya. Tinggal mana yang lebih besar dan mana yang lebih baik. Jadi tinggal kita sesuai seberapa besar kita konsumsi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak