Suara.com - Ilmuwan telah memprediksi satu dari 10 orang suatu saat akan memiliki batu ginjal dalam hidupnya. Nama medis dari kondisi ini adalah nefrolitiasis, atau urolithiasis.
Batu ginjal merupakan benda keras seperti kerikil yang terbentuk di dalam ginjal yang terbuat dari mineral dan garam. Biasanya, ukurannya kecil, seperti sebutir garam hingga sebesar biji jagung, dan berwarna cokelat maupun kuning.
Anda dapat memiliki batu ginjal tanpa mengalami gejala apa pun, atau gejalanya tidak muncul sampai batu ginjal mulai bergerak.
Berdasarkan WebMD, batu ginjal dapat bergerak di dalam ginjal atau berpindah dari ginjal ke kandung kemih. Gejala dari perpindahan posisi batu ginjal bisa ringan atau kuat, seperti:
- Nyeri intens di sisi tubuh, bagian belakang, atau di bawah tulang rusuk
- Nyeri di selangkangan dan perut bagian bawah
- Rasa sakit yang datang dan pergi dengan tingkat keparahan bervariasi
- Sakit saat buang air kecil
- Sering buang air kecil
- Kuncing berwarna keruh, merah muda, merah, atau cokelat, serta berbau tidak sedap
- Merasa ingin buang air kecil terus-menerus atau ayang-ayangan
- Demam dan menggigil, ini terjadi ketika Anda terinfeksi
- Sensasi terbakar saat buang air kecil
- Lebih sedikit urine yang dikeluarkan
Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter apabila merasakan gejala di atas dan terasa sangat parah. Tanda lain yang mengharuskan Anda ke dokter adalah:
- Sakit perut dan muntah saat kesakitan
- Demam dan kedinginan terus-menerus saat kesakitan
- Urine berdarah atau sulit buang air besar
Baik pria maupun wanita bisa terkena batu ginjal. Tetapi peluang pria terkena batu ginjal adalah sekitar dua kali lipat dari wanita.
Seringkali sulit untuk mengetahui penyebab batu ginjal. Tetapi umumnya batu ginjal terbentuk ketika kadar mineral seperti kalsium, oksalat, dan asam urat, berkadar tinggi di dalam urine.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?