Suara.com - Event akbar World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat akan berlangsung sebentar lagi.
Terkait hal ini, Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya optimistis penyelenggaraan event internasional ini dapat terkendali dari penularan COVID-19.
Karena Indonesia sebelumnya berhasil menyelenggarakan kegiatan besar tingkat nasional yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 dan Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVI 2021, terbukti berhasil menekan penularan.
"Satgas meminta kepada seluruh pihak yang terlibat yaitu peserta, panitia, ofisial, dan penonton untuk secara disiplin mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan sebagai bentuk perlindungan diri dari penularan COVID-19," kata Wiku dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19.
Karena itulah, Satgas mengharapkan semua pihak menjaga keberhasilan penyelenggaraan event sebelumnya seperti PON XX dan PEPARNAS XVI, agar kegiatan-kegiatan besar selanjutnya dapat terus digelar dengan lancar dan aman dari penularan COVID-19.
"Penting untuk terus dijaga sehingga kegiatan-kegiatan besar dapat berjalan dengan lancar, aman dan minim risiko penularan COVID-19. Serta dapat membantu upaya pemulihan perekonomian di tingkat daerah maupun nasional," katanya lagi.
Sementara itu diberitakan sebelumnya, pengamanan ketat dilakukan oleh ITDC bersama dengan MGPA demi keamanan para pembalap WSBK. Salah satu aturan yang diberikan adalah larangan penerbangan drone sejak 16 hingga 21 November 2021 di area Pertamina Mandalika International Street Circuit dan sekitarnya.
Apabila user pengguna drone menerbangkan tanpa izin ITDC-MGPA, maka user akan kehilangan sinyal dan drone akan kembali ke titik terbang semula.
“Kami sangat memahami bahwa seluruh pihak sangat antusias dalam persiapan penyelenggaraan event balap di Pertamina Mandalika International Street Circuit akhir pekan ini. Namun, dengan alasan keamanan, kami menghimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan drone pada area Sirkuit dan sekitarnya,” imbuh Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah melalui pernyataan tertulis.
Baca Juga: Kawasan Senggingi Dipadati Wisatawan Jelang WSBK di Mandalika
ITDC-MGPA juga menghimbau agar masyarakat tidak memanjat atau memotong pagar pengaman Sirkuit dan atau melakukan hal lainnya yang membahayakan serta melanggar ketentuan.
Berita Terkait
-
MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor
-
Sah! Legenda Balap Nasional Ananda Mikola Resmi Pimpin MGPA
-
Dari Isu Lingkungan ke Lintasan Balap: Jerhemy Owen Jajal Adrenalin di Sirkuit Mandalika
-
Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian