Suara.com - Pakar kesehatan menyarankan penderita asma untuk tidak dekat-dekat dengan orang yang sedang merokok. Sebab, asap rokok dapat memicu gejala dan serangan asma.
Laman Get Asthma Help menjelaskan bahwa asap rokok, termasuk tembakau, merupakan racun bagi paru-paru. Penderita asma memiliki saluran udara yang terlalu sensitif, sehingga mudah teriritasi oleh asap rokok.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, asma merupakan penyakit kronis yang memengaruhi saluran udara di paru-paru.
Selama serangan asma, saluran udara menjadi bengkak, membuat jalur udara menyempit. Kondisi ini menyulitkan penderita untuk bernapas karena lebih sedikit udara yang keluar dan masuk dari paru-paru.
Sel-sel di saluran udara juga dapat memproduksi lebih banyak lendir dari biasanya, yang dapat semakin menyulitkan bernapas.
Berdasarkan laman asthma.org.uk, asma akan menjadi sulit dikendalikan atau dikontrol jika terus-menerus terpapar asap rokok. Dalam jangka panjang hal itu dapat menyebabkan kerusakan permanen pada paru-paru penderita.
Gejala dari serangan asma meliputi:
- Batuk
- Sesak napas atau kesulitan bernapas
- Mengi
- Sesak atau nyeri dada
Serangan asma bisa terjadi secara ringan, sedang, atau serius. Bahkan, dapat mengancam nyawa.
Baca Juga: 6 Tips Menghilangkan Bau Asap Rokok di Rumah, Udara Jadi Segar Kembali
Serangan asma dapat dikendalikan dengan mengonsumsi obat yang telah diresepkan dokter dan menghindari hal-hal yang dapat memicu serangan asma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI