Suara.com - Sejak pandemi virus corona, semua orang di dunia harus mengenakan masker demi terlindung dari penyebaran Covid-19.
Namun sayangnya, penggunaan masker ini juga menyebabkan sejumlah masalah pada kulit, salah satunya breakout.
Penyanyi keturunan Filipina Amerika Olovia Rodrigo mengaku sempat menderita jerawat parah sejak memakai masker.
"Saya mengalami kasus dermatitis terburuk, yang mana jerawat baru pecah di sekitar mulutku, dan itu mengerikan. Aku rasa karena aku sering memakai masker, dan menggunakan produk yang mengiritasi kulitku," jelas Olivia dalam sebuah tayangan Vogue pada Agustus lalu.
Dokter kulitnya pun menyuruh Olivia untuk menghentikan seluruh produk perawatan kulitnya dan menyarankan untuk membersihkan wajahnya saja.
"Dan itulah mengapa rutinitas perawatan kulit dan maker-up ku sangat sederhana."
Wajah berjerawat karena memakai masker dikenal sebagai 'maskne', yang gejalanya berupa munculnya masalah kulit seperti kemerahan dan iritasi.
Berdasarkan Healthline, gejala tersebut muncul karena pori-pori yang tersumbat.
Kita semua memiliki minyak, bakteri, dan sel kulit mati di kulit. Ketika memakai masker, zat ini bisa menumpuk lebih banyak dan menyumbat pori-pori.
Baca Juga: 7 Fakta Malassezia Folliculitis, Jerawat karena Jamur yang Muncul di Punggung dan Dada
Masker juga menjebak kelembapan karena napas dan keringat, yang meningkatkan risiko jerawat. Kemungkinan penyebab lainnya adalah gesekan.
Bahan masker yang bergesekan dengan kulit dapat menyebabkan iritasi dan lecet.
Penyebab lainnya bisa jarena kulit yang sensitif atau alergi terhadap bahan masker. Sebab, beberapa masker telah diolah terlebih dahulu menggunakan bahan kimia.
Demikian pula, memakau masker yang telah dicuci dengan deterjen beraroma dapat menyebabkan iritasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang