Suara.com - Postur tubuh yang buruk tidak hanya dipengaruhi oleh kebiasaan kita ketika duduk atau beraktivitas, tetapi juga saat tidur malam. Sayangnya, banyak orang mungkin tidak menyadari kebiasaan buruk tersebut.
Umumnya, orang tidur dengan satu bantal, satu guling dan selimut. Tapi, Anda bisa menambahkan satu bantal khusus untuk diletakkan di antara lutut demi postur tubuh yang baik.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa manfaat tidur dengan bantal khusus yang dijepit oleh kedua lutut.
1. Memperbaiki postur tubuh
Beberapa posisi tidur lebih baik untuk tulang belakang daripada lainnya, sehingga sangat penting untuk memposisikan tubuh dengan baik ketika tidur.
Penelitian telah menunjukkan bahwa berbaring di tempat tidur secara asimetris bisa menyebabkan kerusakan pada struktur tulang belakang. Karena itu, lebih baik tidur dengan bantal di antara lutut dan cobalah posisi tidur janin untuk membantu istirahat.
2. Mengatasi nyeri punggung bawah
Beberapa orang menderita sakit punggung kronis. Namun, menempatkan bantal di antara kedua lutut ketika tidur bisa membantu menyelaraskan panggul dan pinggung, mengurangi kompresi dan ketidaknyamanan konstan.
3. Tidur lebih nyaman
Baca Juga: Muncul Virus corona Varian B.1.1.519, Benarkah Lebih Berbahaya?
Para ahli juga merekomendasikan tidur miring selama periode kehamilan, baik Anda suka atau tidak suka tidur berbaring miring ke kanan atau ke kiri. Anda juga bisa menggunakan bantal yang diletakkan di antara kedua lutut ketika tidur untuk membantu mendistribusikan berat, mengurangi ketegangan punggung dan menjaga tulang belakang tetap netral.
Jika lebih suka tidur telentang, Anda juga bisa menggunakan bantal atau bantalan untuk menopang tulang belakang ketika tidur. Cara tidur ini bisa membantu mengurangi sakit punggung.
Jika Anda merasakan sakit di kedua sisi, posisi tidur ini mungkin lebih baik untuk tidur karena menjaga punggung Anda dalam posisi netral.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?