- Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring OTT KPK pada Rabu, 29 Juli 2026.
- Penangkapan tersebut tercatat sebagai operasi tangkap tangan ke-18 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.
- KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif dan memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum.
Suara.com - Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hanya sekitar setahun setelah menyatakan komitmennya membenahi tata kelola pemerintahan dan belajar dari kasus korupsi yang menjerat bupati sebelumnya.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi Anom terjaring OTT yang digelar pada Rabu (29/7/2026). Penangkapan tersebut menjadi operasi tangkap tangan ke-18 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.
“Benar," kata Fitroh kepada wartawan.
Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Ironisnya, pada 16 Juni 2025, Anom bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang sempat mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam pertemuan itu, KPK mengingatkan tiga sektor yang paling rawan korupsi, yakni penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan sumber daya manusia.
Saat itu, Anom menegaskan komitmennya melakukan pembenahan di Pemalang. Ia bahkan mengaku menjadikan OTT yang menjerat Bupati Pemalang periode 2021-2025, Mukti Agung Wibowo, sebagai pelajaran agar praktik serupa tidak kembali terulang.
Namun, setahun berselang, Anom justru menjadi kepala daerah terbaru yang diamankan dalam OTT KPK.
OTT ke-18
Baca Juga: Diskusi 2 Jam di Rutan KPK, Ini yang Dibahas Penasihat Hukum Febrie Adriansyah
Sepanjang 2026, KPK telah menggelar 18 OTT dengan sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, aparatur sipil negara, hingga aparat penegak hukum sebagai pihak yang terjaring.
Sebelum Anom, pada Juli 2026, KPK telah melakukan OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.
Sebelumnya, pada Juni, KPK juga menangkap Bupati Muara Enim Edison, ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta melakukan OTT yang berujung pada penyerahan diri Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby dan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.
Kasus yang menjerat Anom masih dalam tahap pemeriksaan intensif. KPK belum mengungkap konstruksi perkara maupun pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi
-
Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang