Suara.com - Dalam keadaan normal, tubuh pasti akan mengeluarkan kotoran melalui urin serta feses secara teratur. Kotoran tersebut berupa zat sisa yang telah selesai diproses dan tidak dibutuhkan tubuh seperti karbondioksida, urea, racun, dan lainnya.
Proses pembuangan itu disebut juga dengan sistem ekskresi. Dalam tubuh manusia, sistem ekskresi dilakukan oleh empat organ yakni ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.
Apabila salah satu dari organ tersebut mengalami masalah kesehatan, sudah pasti sistem eksresi juga akan terganggu.
Misalnya, seseorang yang mengalami gagal ginjal harus menjalani cuci darah atau hemodialisis secara rutin. Proses tersebut untuk menggantikan kerja ginjal yang tidak lagi optimal akibat terjadi kerusakan.
Ginjal merupakan organ eksresi utama dalam tubuh manusia. Fungsinya, menyaring sisa metabolisme dalam darah, seperti air, urea, dan garam.
Oleh sebab itu, menjaga setiap organ eksresi sangat penting dilakukan. Dikutip dari Ruang Guru, berikut lima cara menjaga organ eksresi agar tetap sehat.
1. Konsumsi air mineral yang cukup
Air mineral memiliki banyak manfaat bagi tubuh, terutama untuk organ sistem ekskresi seperti kulit dan ginjal. Minum air yang cukup dapat mencegah tubuh dari kekurangan cairan atau dehidrasi.
Kandungan air yang optimal dalam tubuh berfungsi untuk mengatur suhu tubuh agar tetap stabil, melindungi organ dan jaringan dalam tubuh, membantu kerja sistem pencernaan.
Selain itu juga untuk membawa oksigen dan nutrisi dalam darah dan disalurkan ke sel-sel tubuh lain, menjaga kulit agar tetap lembap dan sehat, serta membantu kerja ginjal untuk membersihkan racun yang ada pada tubuh.
Baca Juga: 5 Mitos Tentang Jerawat, Benarkah Karena Stres?
2. Mengatur pola makan
Anjuran Kementerian Kesehatan untuk konsumsi makanan bergizi seimbang. Pola makan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas yang dilakukan.
Dengan mengatur pola makan yang benar, tubuh akan menjadi lebih berenergi karena sistem metabolisme meningkat. Selain itu, juga akan bantu menjaga kesehatan hati dan ginjal dengan mengurangi makan makanan yang tidak baik bagi tubuh.
3. Istirahat yang cukup
Selama tidur, kulit juga ikut beristirahat. Jadi, kualitas tidur yang baik akan membuat kulit menjadi sehat dan tidak kering. Tidur yang cukup ternyata juga penting untuk masa pertumbuhan.
Karena selama tidur, tubuh akan melepaskan hormon yang membantu masa pertumbuhan tulang, memperbaiki sel dan jaringan, serta meningkatkan massa otot.
4. Olahraga teratur
Minimal olahraga yang dianjurkan selama 150 menit per minggu atau 30 menit per hari selama 3 kali seminggu. Olahraga paling mudah dan murah yang bisa dilakukan yakni, jalan cepat. Cukup lakukan 30 menit setiap pagi dan coba rasakan dampaknya bagi tubuh.
5. Tidak merokok maupun minum alkohol
Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan paru-paru karena mengandung nikotin, tar, karbon monoksida, dan zat berbahaya lainnya.
Sementara itu, alkohol dapat membuat kerusakan pada hati karena harus bekerja jauh lebih keras untuk menetralisir racun yang terkandung dalam alkohol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!