Suara.com - Dokter Zaidul Akbar ungkap beberapa rempah dan herbal yang bisa mengatasi kondisi kekurangan vitamin D.
Meski tinggal di negara tinggi paparan sinar matahari, mayoritas masyarakat Indonesia ternyata mengalami kekurangan vitamin D atau defisiensi vitamin D. Nah, seseorang yang kekurangan vitamin D sangat disarankan fokus untuk memperbaiki masalah pencernaan atau perut.
"Kalau defisiensi ini, berarti ada ketidakseimbangan organ yang ada dalam perut, jadi benerin perut," ujarnya mengutip kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Senin (20/12/2021). Simak videonya di sini.
Rumput laut, tepung talbinah (sejenis gandum), hingga minyak zaitun disarankan untuk dikonsumsi.
Seperti diketahui rumput laut kaya akan serat, sedangkan pencernaan akan lancar jika mengonsumsi serat seperti rumput laut dan talbinah.
Selain itu dokter lulusan Universitas Diponegoro (Undip) juga menyarankan untuk berjemur untuk menyerap vitamin D dari sinar matahari.
Tapi tidak sembarangan berjemur, sebelum berjemur disarankan membalurkan kulit dengan minyak zaitun.
"Dibalurkan dulu sama minyak zaitun, baru dijemur tubuhnya. Karena zaitun minyak yang tinggi kalsium, termasuk madu bisa dikonsumsi, atau probiotik," terangnya.
Selain dua tips itu, dokter pencetus Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu juga menyarankan untuk mengonsumsi rempah-rempah tambahan yang mengandung vitamin D.
Baca Juga: 4 Buah yang Mengandung Vitamin D, Konsumsi Rutin Ya!
"Banyak beberapa jenis vitamin D bisa juga dikonsumsi, seperti kunyit temulawak, wortel yang kuning-kuning gitu," tutup dr. Zaidul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?