Suara.com - Gejala varian Omicron kurang lebih mirip dengan flu biasa. Sehingga keduanya cukup sulit untuk dibedakan karena sama-sama mempengaruhi sistem pernapasan. Tapi, ada sedikit perbedaan gejala varian Omicron dan flu biasa. Para ahli mengingatkan bahwa varian Omicron memiliki dua gejala yang berbeda dengan flu biasa.
Studi awal yang dilakukan untuk memahami gejala varian Omicron menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 ini tidak memiliki gejala yang sama dengan varian lainnya.
Menurut para ahli, setiap varian virus corona memang memiliki gejala yang berbeda-beda. Begitu pula yang terjadi pada varian Omicron.
Meskipun varian Omicron terlihat mirip gejala flu biasa, ada dua gejala varian virus corona ini yang sedikit berbeda dengan pilek, yakni sakit kepala dan kelelahan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian baru dapat menginfeksi lebih banyak orang karena tiga kali lebih mudah menular daripada varian sebelumnya.
Dalam beberapa kasus, varian Omicron ini juga mampu menembus antibodi yang diinduksi vaksin Covid-19 maupun infeksi alami di masa lampau.
Namun, gejala varian omicron mungkin tidak separah varian Delta yang menyebabkan gelombang kedua dan merenggut jutaan nyawa di seluruh dunia awal tahun 2021.
Tapi dilansir dari Times of India, penelitian mengenai varian Omicron masih banyak diperlukan, beberapa gejala umumnya termasuk:
- Demam ringan
- Kelelahan
- Tenggorokan gatal
- Sakit tubuh
Tidak seperti kasus infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya, varian Omicron mungkin tidak menyebabkan hilangnya indera penciuman dan perasa yang merupakan tanda infeksi virus corona.
Baca Juga: Vaksin Sputnik V dan Booster Sputnik Light Efektif Lawan Varian Omicron
Para ahli belum bisa membedakan gejala varian Omicron dan Delta. Data yang dikumpulkan sejauh ini mengungkapkan bahwa hanya 50 persen orang yang mengalami gejala umum virus corona, yakni demam tinggi, batuk terus-menerus dan anosmia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi