Suara.com - Kementerian Pertanian Amerika Serikat mengatakan bahwa sisa makanan yang dibekukan sebenarnya aman untuk dimakan kapan saja tanpa batas waktu.
Namun, kemungkinan Anda tidak bisa membekukannya secara benar, sehingga sisa makanan mau tidak mau hanya disimpan di kulkas secara langsung.
Faktor-faktor seperti jenis makanan, persiapan, dan tempat penyimpanan memengaruhi berapa lama sisa makanan bisa dikonsumsi.
Menurut Live Strong, sis makanan umumnya dapat bertahan selama tiga hingga 4 hari di lemari es. Selebihnya, risiko keracunan akan meningkat.
Berikut daftar jenis makanan dan berapa lama masa penyimpanannya.
1. Buah-buahan dan sayuran
Buah-buahan dan sayuran harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum disimpan pada suhu 4 derajat Celcius atau di bawahnya, sesuai pedoman Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
Kentang yang dimasak dan sayuran lainnya dapat disimpan dengan aman di lemari es selama 3 hingga 4 hari.
Beberapa buah dapat mengeluarkan gas etilen yang dapat membuat produk lain rusak lebih cepat, salah satunya apel. Sehingga simpan apel berjauhan dengan produk lain.
Baca Juga: Ajaib! Pasar Kroya Ludes Terbakar, Kios Sosis Di Lantai Dua Utuh, Isi Kulkas Tetap Dingin
2. Susu dan telur
Telur mentah dapat disimpan dengan aman selama 3 hingga 5 minggu sejak ditempatkan di lemari es. Sementara telur rebus dapat disimpan selama seminggu.
Produk turunan susu bervariasi dalam berapa lama mereka bertahan dan itu tergantung jenisnya. Yogurt dapat disimpan selama 1 sampai 2 minggu. keju lunak dapat disimpan hingga satu minggu, keju keras dapat disimpan selama 3 hingga 4 minggu, serta susu bisa disimpan hingga satu minggu.
3. Daging merah dan unggas
Daging merah, unggas yang dimasak, serta daging olahan, seperti chicken nugget, dapat bertahan selama 3 hingga 4 hari.
4. Ikan dan kerang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!