Suara.com - Hingga kini varian omicron masih menjadi kekhawatiran bagi seluruh dunia. Namun, sebuah penelitian dari Afrika Selatan mengatakan bahwa terinfeksi varian Omicron dapat meningkatkan kekebalan terhadap strain Delta.
Dilansir dari NY Post, dalam penelitian kecil, para ilmuwan di Institut Penelitian Kesehatan Afrika di Durban menemukan bahwa orang yang terinfeksi Omicron – terutama mereka yang divaksinasi – mengembangkan kekebalan yang ditingkatkan terhadap Delta.
Penelitian, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, melibatkan 15 pasien Omicron yang divaksinasi dan tidak divaksinasi di Afrika Selatan, menurut Bloomberg News, yang mencatat bahwa dua dikeluarkan karena mereka tidak terdeteksi menetralkan Omicron.
Penulis, yang dipimpin oleh Alex Sigal dan Khadija Khan, menemukan bahwa meski netralisasi Omicron meningkat 14 kali lipat selama 14 hari setelah pendaftaran, ada juga peningkatan 4,4 kali lipat dalam netralisasi varian Delta.
“Peningkatan netralisasi varian Delta pada individu yang terinfeksi Omicron dapat mengakibatkan penurunan kemampuan Delta untuk menginfeksi kembali individu tersebut,” kata para penulis.
Mereka menambahkan bahwa temuan tersebut “konsisten dengan Omicron menggantikan varian Delta, karena dapat memperoleh kekebalan yang menetralkan membuat infeksi ulang dengan Delta lebih kecil kemungkinannya.”
Perpindahan seperti itu akan bergantung pada apakah Omicron kurang patogen dibandingkan dengan Delta, menurut Reuters.
“Jika demikian, maka insiden penyakit parah Covid-19 akan berkurang dan infeksi dapat bergeser menjadi tidak terlalu mengganggu individu dan masyarakat,” kata studi tersebut.
Sigal sebelumnya telah menemukan bahwa suntikan dua dosis Pfizer-BioNTech, serta infeksi sebelumnya, dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap Omicron.
Baca Juga: Bocah Kelas VI SD di Jombang Ini Meninggal Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya