Suara.com - Membaca merupakan salah satu kegiatan yang perlu rutin dilakukan untuk mempertajam memori. Selain itu, membaca juga memiliki banyak manfaat lainnya.
"Semakin banyak kata yang kita ketahui, semakin kita dapat mengalami dunia dengan cara baru," kata psikolog sekaligus presenter TV Emma Kenny.
Menurut Kenny, semakin banyak seseorang membaca, maka semakin baik kesehatan mental serta kesejahteraan secara umum.
"Emosi kita semua terkait dengan kata-kata dan semakin banyak kita membaca, semakin baik kita dalam kesehatan mental, kesejahteraan, dan pengalaman umum terhadap dunia," imbuhnya, dilansir Metro.
Membaca membantu orang-orang mengeksplorasi dan mengekspresikan apa yang dirasakan.
Selain itu, membaca juga memberi ruang kepada diri sendiri untuk 'detoksifikasi digital' dengan membenamkan diri dalam dunia khayalan atau pembelajaran.
"Membaca secara teratur sebenarnya mulai mengubah cara otak Anda berinteraksi dengan pengalaman," ujar Kenny.
Studi menyebut ketika kita menggunakan gadget, meski terlihat seperti kegiatan serupa dengan membaca, tapi sebenarnya kita tidak mengambil banyak minat pada apa yang sedang dilakukan.
Namun, saat kita membaca, area otak yang dibutuhkan terpaku oleh pengalaman. Artinya, pertukarannya jauh lebih besar.
Baca Juga: 5 Pilihan Aktivitas Outdoor Saat Liburan di Singapura
"Anda menggunakan divergensi otak, Anda akhirnya menggunakan imajinasi, dan memberi makan kreativitas Anda. Selain itu, ini memberi kita waktu untuk melepaskan diri dari platform yang toksik. Ini adalah kesendirian tetapi dengan cara terbaik," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan