WHO memperingatkan agar tidak berpuas diri meskipun temuan awal menunjukkan Omicron menyebabkan penyakit yang lebih ringan.
Terlepas dari penelitian, pertumbuhan cepat Omicron "masih akan mengakibatkan sejumlah besar rawat inap, terutama di antara kelompok yang tidak divaksinasi, dan menyebabkan gangguan luas pada sistem kesehatan dan layanan penting lainnya", memperingatkan Manajer Insiden Covid WHO Eropa Catherine Smallwood.
Untuk menahan arus, negara-negara Eropa membawa kembali pembatasan dengan konsekuensi ekonomi dan sosial yang menyakitkan.
Finlandia pada hari Selasa mengatakan akan melarang pelancong asing yang tidak divaksinasi masuk. Hanya penduduk, pekerja penting atau diplomat yang akan dikecualikan.
Negara Nordik, seperti Swedia, mulai mewajibkan tes negatif untuk pelancong non-penduduk yang masuk mulai Selasa, sehari setelah Denmark – yang saat ini memiliki tingkat infeksi per kapita tertinggi di dunia – menerapkan tindakan yang sama.
Di Jerman, pertemuan pribadi sekarang dibatasi untuk 10 orang yang divaksinasi – atau dua rumah tangga di mana ada orang yang tidak divaksinasi – dan klub malam telah ditutup. Semua kompetisi olahraga sekarang akan diadakan secara tertutup.
Namun pengadilan Belgia menggagalkan rencana Perdana Menteri Alexander De Croo untuk memberlakukan pembatasan lebih lanjut dengan menangguhkan perintah penutupan tempat hiburan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus