Suara.com - Nutrisi kolin, yang ditemukan di dalam kuning telur, daging merah tanpa lemak, ikan, unggas, dan sayuran, umumnya tidak ada dalam sebagian besar vitamin prenatal. Sementara lebih dari 90% ibu hamil kekurangan asupan nutrisi satu ini.
Padahal, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kolin bermanfaat dalam perkembangan kemampuan kognitif sang anak.
Sebuah studi yang menguji ibu hamil hingga mengawasi anak-anak mereka setelah dilahirkan menunjukkan asupan kolin prenatal meningkatkan kecepatan pemrosesan informasi pada anak-anak.
"Dengan menunjukkan adanya efek menguntungkan dari konsumsi suplemen kolin yang bertahan hingga masa kanak-kanak, temuan ini menggambarkan peran kolin dalam memprogram perkembangan kognitif anak ketika belum dilahirkan," jelas penulis senior Richard Canfield, dilansir Eurekalert.
Selain itu, anak-anak yang sudah berusia 7 tahun ini juga tampil lebih baik dalam tugas menantang yang membutuhkan perhatian terus-menerus.
Menurut Cafield, kemampuan untuk mempertahankan perhatian dalam situasi menantang sangat penting untuk hampir semua bidang kinerja kognitif.
"Dampak dari peningkatan perhatian yang berkelanjutan kemungkinan besar," sambungnya, dilansir dari Eurekalert.
Di sisi lain, sebuah studi yang terbit di Journal of Nutrition menunjukkan bahwa ibu hamil yang memenuhi kebutuhan kolin memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi pada ASI yang diproduksinya.
Baca Juga: 6 Manfaat Air Kelapa Muda bagi Ibu Hamil, Bisa Dukung Perkembangan Janin
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem