Suara.com - Setiap perempuan yang sudah menikah, tentunya ingin memiliki anak. Tes kehamilan adalah satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah Anda hamil atau tidak. Selain melalui tes, ada beberapa tanda awal kehamilan yang perlu juga Anda tahu.
Jika Anda merasa terlalu dini untuk melakukan tes, Anda bisa memperhatikan terhadap tanda-tanda awal – atau mungkin Anda merasa sudah mengalami beberapa gejala awal kehamilan.
Melansir dari berbagai sumber, simak berikut ini beberapa tanda awal kehamilan yang penting untuk diketahui bagi para ibu yang sedang menjalani program hamil.
1. Periode Menstruasi Terlewat
Siklus menstruasi Anda adalah cara tubuh Anda mempersiapkan kemungkinan kehamilan setiap bulan. Bagian dari itu adalah penebalan lapisan rahim Anda, di mana sel telur yang telah dibuahi akan ditanamkan untuk memulai kehamilan.
Jika Anda tidak hamil, menstruasi Anda adalah bagaimana rahim Anda melepaskan lapisan ekstra itu. Jika Anda hamil, lapisan itu tetap menempel dan Anda tidak mendapatkan aliran normal. Inilah sebabnya periode menstruasi yang terlewat seringkali menjadi tanda awal kehamilan.
2. Bercak atau pendarahan ringan
Banyak wanita terkejut mengetahui bahwa bercak atau pendarahan ringan bisa menjadi tanda awal kehamilan, tetapi sekitar sepertiga wanita mengalaminya. Ini sering disebut pendarahan implantasi karena dokter percaya itu terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel (atau menanamkan) dirinya ke dalam lapisan rahim.
Pendarahan implantasi biasanya terjadi 10 hingga 14 hari setelah pembuahan, yang terjadi tepat sebelum atau tepat pada saat menstruasi Anda jatuh tempo. Jadi, Anda mungkin berpikir bahwa Anda telah mendapatkan menstruasi.
Baca Juga: Istri Hamil Lagi, Gilang Dirga Kaget: Bismillah ya Nak
3. Sakit perut bagian bawah atau kram
Kam dan nyeri perut bagian bawah bisa menandakan datangnya menstruasi, itu juga bisa menjadi tanda implantasi sel telur. Kram implantasi dapat terjadi dengan atau tanpa bercak atau pendarahan, dan mungkin terasa berbeda dari kram menstruasi.
Tetapi kram menstruasi sering kali terasa seperti nyeri berdenyut atau tumpul, dan biasanya dimulai satu atau dua hari sebelum menstruasi.
4. Suhu tubuh basal yang lebih tinggi
Jika Anda telah melacak suhu tubuh basal (BBT) Anda untuk meningkatkan peluang Anda untuk hamil, Anda mungkin tahu bahwa BBT Anda naik sedikit tepat setelah ovulasi. Jika Anda hamil, suhu Anda mungkin tetap tinggi daripada turun kembali.
Tentu saja, Anda bisa menjadi panas karena alasan lain, tetapi jika itu berlangsung lebih dari beberapa minggu, itu bisa jadi tanda kehamilan.
Demikian informasi mengenai tanda awal kehamilan yang penting diketahui para ibu yang sedang menjalani program hamil.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?