Suara.com - Di zaman semua orang ingin eksis ini, hampir sebagian besar orang selalu mengunggah apa pun ke media sosial. Namun, kini para ahli memperingatkan untuk tidak memposting foto hasil tes Covid-19.
Hal ini berkaitan dengan izin masuk untuk mengakses fasilitas umum, seperti naik kereta maupun naik pesawat. Sekarang ini banyak orang mencuri hasil tes orang lain yang diunggah ke media sosial dan menggunakannya kembali.
"Selalu tak terhindarkan bahwa hasil tes palsu Covid akan mulai muncul segera setelah ada desas-desus kartu Covid akan diperkenalkan," ujar CEO Get Licensed Shahzad Ali, salah satu platform pelatihan keamanan terkemuka di Inggris.
Ali mengatakan bahwa selama bertahun-tahun ini telah beredar dokumen palsu, seperti tanda pengenal palsu yang sudah menjadi hal biasa untuk akses ke klub malam.
Menurutnya, akan ada orang-orang yang membuat kartu Covid untuk lolos tanpa harus menjalani tes.
"Saran kami adalah menghindari posting di media sosial, jangan membagikan kode karena orang lain dapat mendaftarkannya sebagai hasil tes mereka," sambungnya, dilansir Cosmopolitan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pakar keamanan menunjukkan pemerintah harus mengambil tindakan cepat.
"Meskipun sangat tidak etis dan berpotensi sangat berbahaya, penggunaan/penyediaan/distribusi kartu palsu COVID-19 juga ilegal," tambah Ali.
Baca Juga: Pasien COVID-19 Sembuh Lebih Cepat, WHO Tetap Sarankan Karantina 14 Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?