Suara.com - Virus corona di India kembali ngamuk. Negara itu mencatat 90.928 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut 56 persen lebih tinggi dari 58.097 kasus kemarin. Negara ini memiliki 2.630 kasus varian Omicron.
Kasus terbanyak dilaporkan di di Maharashtra dengan 797 kasus, diikuti oleh Delhi dengan 465 kasus. Dilansir dari NDTV, varian Omicron yang menyebar cepat telah menyebar ke 26 negara bagian di India. Seorang pria berusia 73 tahun di Rajasthan telah menjadi korban pertama yang dilaporkan terinfeksi varian baru baru. Pria itu telah divaksinasi sepenuhnya dan tidak memiliki kontak dan riwayat perjalanan yang signifikan, menurut pemerintah.
Tingkat positif mingguan adalah 3,47 persen; tingkat positif harian adalah 6,43 persen. Tingkat kepositifan adalah persentase dari semua tes Covid yang benar-benar positif. Akan tinggi jika jumlah tes positif tinggi, atau jika jumlah total tes rendah.
Sementara, tingkat pemulihan saat ini di 97,81 persen. Setidaknya 19.206 orang telah pulih dalam 24 jam terakhir. Total yang sembuh sebanyak 3.43.41.009. Kasus aktif menyumbang kurang dari 1 persen dari total kasus, saat ini di 0,81 persen. Beban kasus aktif mencapai 2.85.401.
Sebanyak 325 orang meninggal karena Covid selama periode pengumpulan data angka terbaru Kementerian Kesehatan. Ini termasuk 258 kematian di Kerala dalam beberapa bulan terakhir, ditambahkan berdasarkan banding yang tertunda setelah pedoman Mahkamah Agung terakhir.
Beberapa negara bagian telah mengumumkan pembatasan seperti jam malam karena kasus Covid terus meningkat.
Maharashtra menambahkan 26.538 kasus baru ke lonjakan besar-besaran di India, diikuti oleh Benggala Barat, yang melaporkan 14.022 infeksi dalam sehari.
Jumlah kasus baru Covid di Delhi hampir dua kali lipat dalam 24 jam terakhir, melonjak dari 5.481 menjadi 10.665 dalam lonjakan satu hari terbesar sejak 12 Mei. Delapan kematian juga tercatat -- tertinggi sejak 26 Juni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?