Suara.com - Penyakit diabetes memiliki beberapa gejala, dengan dua tanda serius ditemukan di mulut, yakni mulut kering serta fruity breath. Ini adalah tanda dari ketoasidosis diabetik.
Kondisi ketoasidosis diabetik ini dapat disebabkan oleh hiperglikemia dan kadar keton yang tinggi, menurut The Sun.
Ketoasidosis diabetik terjadi pada penderita diabetes ketika tubuh mula kehabisan insulin, lalu zat berbahaya keton menumpuk saat kadar lemak dipecah menjadi energi.
Namun, kondisi ini lebih mungkin memengaruhi penderita diabetes tipe 1, dan dapat mengancam jiwa apabila tidak terdiagnosis dan tidak diobati dengan cepat.
Gejala yang muncul adalah buang air kecil lebih sering dari biasanya, sakit perut, kebingungan dan merasa mengantuk. Tanda ini biasanya mulai terjadi dalam periode 24 jam, tetapi bisa muncul lebih cepat.
Jika Anda menderita diabetes, hal-hal tertentu dapat membuat ketoasidosis diabetik lebih mungkin terjadi, seperti:
- mengalami infeksi, seperti flu atau infeksi saluran kemih (ISK)
- tidak mengikuti rencana perawatan, seperti kehilangan dosis insulin
- cedera atau operasi
- minum obat-obatan tertentu, seperti steroid
- pesta minuman keras
- menggunakan obat-obatan terlarang
- kehamilan
- mengalami menstruasi
Hiperglikemia adalah istilah medis untuk kadar gula darah (glukosa) tinggi. Ini adalah masalah umum bagi penderita diabetes.
Kondisi ini dapat memengaruhi orang dengan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, serta wanita hamil dengan diabetes gestasional.
Terkadang ketoasidosis diabetik. dapat memengaruhi orang yang tidak menderita diabetes. Tetapi biasanya hanya orang yang sakit parah, seperti yang baru saja mengalami stroke atau serangan jantung, serta infeksi parah.
Baca Juga: Turunkan Kadar Gula Darah dalam 30 Menit, Cobalah Konsumsi Minuman Ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik