Suara.com - Pandemi membuat minat orang untuk menjalani gaya hidup sehat kian meningkat. Dan salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan beralih ke produk organik, termasuk makanan.
Tapi faktanya, beralih ke produk organik tak hanya mendukung gaya hidup sehat, tetapi juga bermanfaat untuk bumi yang lebih baik. Pemanasan global yang ditandai dengan iklim ekstrem dan bencana alam turut dipengaruhi oleh faktor seperti polusi udara dan penggunaan pestisida kimia berlebihan yang mengakibatkan pelepasan gas nitrogen yang bercampur ke udara.
Pendiri Beorganik, Eric Steven, dalam keterangan tertulisnya, mengatakan bahwa penggunaan pestisida kimia secara berlebihan di lahan pertanian akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Kesehatan manusia juga bisa terdampak bila mengonsumsi makanan yang berbahan dasar pertanian tersebut.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk memulai gaya hidup yang sehat dan juga tentunya menyayangi bumi dengan dimulai dari mengonsumsi makanan dari bahan-bahan yang organik dan natural," kata Eric, mengutip dari Antara.
Dia mengatakan, jenama ini menyediakan beragam produk organik seperti teh, kacang, bumbu dapur, minyak zaitun, dan madu serta VCO.
Eric optimistis jenama baru ini bisa mempromosikan dan menggalakkan kampanye gaya hidup sehat serta menyayangi bumi lewat produk berkualitas. Dia berharap, masyarakat mulai beralih menggunakan bahan organik untuk kehidupan sehari-hari dengan harapan bisa mewujudkan hidup dan bumi lebih sehat.
Makanan organik disebut bisa mengurangi kelebihan berat badan, mencegah penyakit menular dan mengurangi risiko terkena penyakit kronis. Karena diproses secara alami, makanan organik punya antioksidan lebih banyak.
Sementara itu, pertanian organik memberi manfaat untuk kesuburan tanah, keseimbangan ekosistem serta nutrisi. Pupuk organik membuat kadar karbon organik tanah meningkat. Bahan organik tanah adalah sumber karbon bagi mikroorganisme tanah, aktivitas mikroba tanah yang berguna juga akan meningkat.
Jadi, tak hanya tubuh yang sehat, mulai menggunakan produk organik juga akan membuat bumi ikut sehat.
Baca Juga: Ini 7 Cara Orang Tua di Jepang Menyiasati Anak yang Susah Makan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!