Suara.com - Umumnya, gejala serangan jantung adalah nyeri dada yang berupa dada terasa seperti diperas atau ditekan oleh benda yang berat.
Tapi, wanita mungkin mengalami gejala serangan jantung yang berbeda. American Heart Association (AHA) telah menguraikan sejumlah tanda serangan jantung pada wanita.
Tanda serangan jantung pada wanita ini termasuk tekanan yang tidak nyaman pada dada, rasa penuh dan nyeri di bagian tengah dada yang bisa berlangsung beberapa menit atau hilang dan kembali lagi.
Mereka juga bisa mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan di satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang atau perut dan sesak napas dengan atau tanpa ketidaknyamanan dada.
"Wanita juga bisa mengalami gejala lain, seperti berkeringat dingin, mual atau pusing," kata AHA dikutip dari Express.
AHA menjelaskan gejala serangan jantung yang paling umum pada wanita adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan, sama seperti pria.
Tetapi, wanita cenderung lebih mungkin mengalami gejala umum serangan jantung lainnya, termasuk sesak napas, mual atau muntah dan nyeri punggung atau rahang.
NHS mencatat bahwa nyeri dada seringkali parah dan beberapa orang mungkin hanya mengalami nyeri ringan, mirip dengan gangguan pencernaan.
"Dalam beberapa kasus, mereka mungkin tidak mengalami nyeri dada sama sekali, terutama pada wanita, orang tua, dan orang yang menderita diabetes," jelasnya.
Baca Juga: Seberapa Parah Virus Corona Covid-19 pada Anak 2 Tahun? Waspadai Gejalanya!
British Heart Foundation (BHF) mengatakan bahwa wanita cenderung tidak segera menghubungi petugas medis setelah mengalami gejala serangan jantung. Hal ini meningkatkan risiko kematian akibat serangan jantung di antara wanita.
AHA mengatakan beberapa serangan jantung terjadi secara intens. Meskipun, sebagian besar dimulai secara perlahan dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan ringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?