Suara.com - Mengantuk setelah makan siang merupakan fenomena yang wajar terjadi. Namun, karena terjadi tepat setelah makan, orang-orang akan secara keliru mengira hal itu berkaitan dengan pencernaan.
Padahal, mengantuk setelah makan seringkali lebih berkaitan dengan waktu alami tubuh untuk tidur daripada makanan yang dikonsumsi atau sistem pencernaan tubuh.
Berdasarkan Very Well Health, dua fenomena penyebab kantuk setelah makan siang adalah:
1. Dorongan tidur
Dorongan tidur disebabkan oleh penumpukan bertahap bahan kimia di dalam otak yang disebut adenosin. Bahan kimia ini mencapai puncaknya tepat sebelum tidur, tetapi juga lebih tinggi di sore hari dibandingkan pagi hari.
Jadi, semakin lama seseorang tetap terjaga, semakin banyak adenosin yang terakumulasi, meningkatkan keinginan untuk tidur.
Proses kedua yang berkontribusi secara tidak langsung terhadap kantuk adalah ritme sirkadian, yang berfungsi seperti jam yang mengontrol periode terjaga dan tidur.
Ini meningkat sepanjang hari untuk membuat kita tetap terjaga dan melawan peningkatan kadar adenosin.
Baca Juga: Warganet Terkejut, Makan Siang Fuji dan Fadly Sampai Rp 19 Juta: The Real Rich Aunty
Namun, ada penurunan dalam ritme sirkadian di sore hari, yang biasanya terjadi dalam tujuh hingga sembilan jam setelah bangun tidur.
Jadi, saat sinyal peringatan menurun, rasa kantuk muncul dengan sendirinya dan menyebabkan kantuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan