Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 anak telah dimulai di berbagai negara. Meski demikian masih ada kehawatiran dari orangtua saat ingin memvaksinasi Covid-19 anak.
Namun, Konsultan Senior, Spesialis Rawat Intensif Anak dari Rumah Sakit Pelangi Madhukar India, Dr. Chandrashekar Singha mengatakan bahwa orangtua sebetulnya tidak perlu terlalu khawatir . Ini karena vaksin Covid-19 yang ada telah melalui pengujian ketat.
Dalam uji klinis, ini membuktikan bahwa vaksin telah disepakati secara internasional untuk keamanan serta kemanjuran.
“Seperti semua vaksin lainnya, WHO dan otoritas pengatur akan terus memantau penggunaan vaksin Covid-19 untuk mengidentifikasi, dan menanggapi setiap masalah keamanan yang mungkin muncul,” tambahnya.
Demi keselamatan dan kesehatan anak-anak yang telah memenuhi syarat vaksinasi Covid-19, orangtua perlu memperhatikan beberapa persiapan. Dilansir dari Healthshots, berikut yang mesti diperhatikan.
- Vaksin Covid-19 dan vaksin lainnya harus dipisahkan dengan selang waktu minimal 14 hari.
- Dosis kedua juga harus dari vaksin Covid-19 yang sama, yang diberikan sebagai dosis pertama. Pertukaran merek vaksin Covid-19 tidak diperbolehkan.
- Orang yang mengalami reaksi alergi terhadap dosis vaksin sebelumnya, tidak boleh menerima dosis kedua.
- -Untuk orang yang memiliki infeksi Covid-19 aktif, vaksinasi harus ditunda hingga 4-8 minggu setelah pemulihan.
- -Vaksin harus diberikan dengan hati-hati pada individu yang memiliki riwayat gangguan perdarahan.
Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Anak-Anak
Setelah anak mendapatkan vaksin Covid-19, jangan khawatir berlebihan jika anak mengalami efek samping. Sebab, efek samping ini adalah hal yang normal, karena vaksin sedang bekerja di dalam tubuh.
“Seperti halnya vaksin apapun. Beberapa orang akan mengalami nyeri ringan hingga sedang di tempat suntikan. Mulai dari nyeri otot dan sakit kepala. Efek samping ini adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang merespons vaksin dan melawan virus,” jelas Dr. Singha.
Selain itu, beberapa efek samping ini juga terjadi setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Berikut gejalanya:
Baca Juga: Disengat Lebah, Anak Kajati Sulawesi Utara Meninggal Dunia
- Demam
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Panas dingin
- Diare
- Sakit di tempat suntikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik