Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend

Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:02 WIB
Indonesia Stock Exchange (IDX) [Suara.com/Hadi/Ist]
  • Analis MNC Sekuritas dan Reliance Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan berpeluang menguat pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Pergerakan pasar dipengaruhi keputusan suku bunga Bank Indonesia, pengumuman MSCI, serta risalah rapat Federal Open Market Committee.
  • Kedua analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan, termasuk emiten perbankan, Adaro Andalan Indonesia, Aneka Tambang, dan VKTR Teknologi Mobilitas.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen, mulai dari keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), dampak pengumuman MSCI terhadap arus dana di IHSG, hingga risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) atau FOMC Minutes.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan, secara teknikal, IHSG masih memiliki peluang untuk menguat dengan level support 6.324 dan resistance 6.425.

"Untuk Selasa, posisi pergerakan IHSG masih berpeluang menguat dengan support 6.324 dan resist 6.425," ujar Herditya.

Dari sisi sentimen, investor akan menantikan keputusan BI Rate yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ini. Herditya memperkirakan BI masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75 persen.

"Untuk sentimen, kami perkirakan akan dipengaruhi oleh investor yang menanti BI Rate yang berlangsung pekan ini, di mana diperkirakan masih akan bertahan pada level 5,75 persen," kata Herditya.

Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain kebijakan suku bunga, investor juga akan mencermati dampak pengumuman MSCI terhadap arus dana (flow) di IHSG. Pergerakan aliran dana tersebut menjadi salah satu sentimen yang berpotensi memengaruhi arah pasar saham domestik.

"Investor juga mencermati dampak dari pengumuman MSCI terhadap flow di IHSG," ujar Herditya.

Selanjutnya, investor akan menanti FOMC Minutes untuk melihat indikasi arah kebijakan The Fed ke depan.

"Investor juga menanti FOMC Minutes akan kebijakan The Fed ke depannya," kata Herditya.

Dengan sejumlah sentimen tersebut, Herditya merekomendasikan investor untuk mencermati beberapa saham, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) pada rentang 9.575–9.975, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada rentang 3.140–3.190, serta PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) pada rentang 935–975.

Senada yang sama, Direktur PT Reliance Sekuritas Tbk, Reza Priyambada, memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,324 dan resistance pada level 6,463 dengan kecenderungan menguat.

"Mayoritas bursa Asia menguat. Seperti Indeks Nikkei225 menguat +1.77 persen dan Indeks Kospi menguat +2.35 persen," katanya.

Dia pun memperkirakan saham yang cocok untuk hari ini adalah kebanyakan dari emiten perbankan. Diantaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kode emiten lalu PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diikuti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com