Suara.com - Beberapa waktu ini, pertunangan selebriti Megan Fox dan Machine Gun serta Kourtney Kardashian dan Travis Barker menjadi sorotan. Kedua pasangan itu bertunangan meski belum setahun berpacaran, lapor Insider.
Beberapa data menunjukkan orang yang menikah tetapi masa berpacarannya di bawah satu tahun lebih mungkin bercerai daripada pasangan yang berkencan setidaknya satu tahun.
Meskipun situasi setiap pasangan berbeda, perubahan fisiologis selama waktu-waktu awal hubungan dapat membutakan seseorang, menurut terapis.
"Kita dapat dengan mudah merasakan 'jatuh cinta' beberapa bulan pada awal hubungan karena kita disajikan dengan bagian terbaik dari pasangan kita," jelas terapis Shara Cherepes.
Hormon perasaan senang melonjak di awal hubungan
"Dengan perasaan baru yang mengasyikkan itu, muncul peningkatan dopamin, hormon yang meningkatkan perasaan bahagia," kata Cherepes.
Namun pada saat yang sama, kadar hormon norepinefrin dapat meningkat dan menyebabkan lebih banyak kewaspadaan dan stres.
Selain itu, hormon serotonin yang membantu menstabilkan suasana hati akan turun. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kecemasan dan kurang tidur.
Perubahan fisiologis tersebut berkontribusi pada perasaan dimabuk kepayang, yang dianggap orang-orang sebagai rasa cinta baru.
Baca Juga: Ulasan Buku Melodies: Kisah Cinta Segitiga yang Tidak Biasa
"'Cinta' yang kita lihat sebenarnya adalah daya tarik," sambung Cherepes.
Fase ini akan berlangsung selama sekitar enam bulan, ketika seseorang menghabiskan lebih banyak waktu dengan pasangan sehingga menjadi akrab.
Pada saat ini, kadar hormon akan menjadi stabil dan perasaan 'cinta' akan berubah, menjadi lebih baik atau lebih buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin