Suara.com - Update Covid-19 per Kamis (20/1) tercatat kasus baru lebih dari 3,39 juta dalam 24 jam terakhir. Sedangkan angka kematian dalam sehari mencapai 8.566 jiwa, data dikutip dari situs worldometers.
Terdapat sembilan negara yang melaporkan kasus baru positif Covid-19 hingga ratusan ribu. Salah satunya Jerman yang mencapai rekor jumlah kasus baru selama pandemi dengan 121.952 kasus.
Sementara kasus positif harian terbanyak masih terjadi di Amerika Serikat yang melaporkan 641.334 kasus. Angka kematian harian akibat infeksi virus corona di AS juga masih jadi yang terbanyak di dunia. Negeri Paman Sam itu melaporkan 2.124 orang meninggal dalam sehari.
Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengatakan bahwa infeksi Covid-19 di benua Amerika tengah mencapai puncak selama pandemi. Tercatat 7,2 juta kasus baru dan lebih dari 15.000 kematian terkait Covid-19 dalam seminggu terakhir.
"Virus ini menyebar lebih aktif daripada sebelumnya," kata Direktur PAHO Carissa Etienne, dikutip dari Channel News Asia.
Karibia mengalami peningkatan infeksi paling tajam sejak dimulainya pandemi Covid-19. Wilayah Amerika Utara, Amerika Serikat, dan Kanada juga mengalami lonjakan rawat inap Covid-19.
PAHO menyarankan agar negara-negara memprioritaskan tes antigen cepat untuk orang yang mengalami gejala Covid-19 dan yang berisiko menyebarkan virus.
Meskipun lebih dari 60 persen orang di Amerika Latin dan Karibia telah divaksinasi penuh Covid-19, keberadaan varian omicron yang menyebar dengan cepat di semua wilayah mengakibatkan lonjakan kasus terjadi, kata Manajer Insiden PAHO Sylvain Aldighieri.
Brasil melaporkan rekor kasus baru hingga 205.310 infeksi Covid-19 dalam sehari, rekor harian sebelumnya tercatat 115.228 pada Juni tahun lalu.
Baca Juga: PPKM Level 2 di Kota Bogor Diperpanjang dari 18 hingga 24 Januari 2022
Brasil juga memiliki angka kematian tertinggi ketiga di dunia akibat Covid-19, setelah Amerika Serikat dan Rusia, menurut penghitungan Reuters.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi