Suara.com - Vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun telah berlangsung sejak pertengahan Desember 2021. Sejak saat itu, sudah ada 11 juta anak Indonesia yang disuntik vaksin, menurut data Kementerian Kesehatan per Kamis (20/1).
Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan dengan dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen saat ini, diharapkan proses vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun bisa lebih cepat.
"Penting percepatan vaksinasi supaya bisa menekan laju penularan virus," kata Nadia saat menghadiri launching sentra vaksinasi anak dan booster Covid-19 Danone Indonesia di Mal Neo Soho, Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Peluncuran sentra vaksinasi Covid-19 ke-94 dari Danone Indonesia dinilai Nadia menjadi bantuan bagi pemerintah untuk menyelesaikan target vaksinasi.
"Kami apresiasi pihak swasta yang mau berpartisipasi dalam menyukseskan program vaksinasi ini," ucap Nadia.
Government and External Scientific Affairs Head Danone Indonesia Rahmad Hidayat mengatakan, vaksinasi anak 6-11 tahun dan booster Covid-19 itu akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 20-24 Januari 2022 di lantai LG mal Neo Soho, Jakarta.
Terdapat 2.500 dosis vaksin untuk anak usia 6-11 tahun dan 2.500 dosis booster bagi usia 18 tahun ke atas. Selain di Jakarta, sentra vaksimasi anak dan booster itu juga digelar di Surabaya dan Yogyakarta. .
"Sampai saat ini sudah ada 93 sentra vaksinasi Danone Indonesia di 27 kota sejak awal pandemi. Ini menjadi sentra vaksinasi ke-94. Kami melawan virus dengan menebar virus baik. Semoga kami bisa menginspirasi perusahaan lain agar target pemerintah bisa cepat tercapai," kata Rahmad.
Baca Juga: Bantu Percepat Herd Immunity, Sentra Vaksinasi COvid-19 Ini Layani 5 Ribu Peserta
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?