- Jalian Setiarsa mengembangkan bisnis brownies It's Me Time di Sidoarjo melalui kemitraan finansial dengan BRI sejak tahun 2018.
- Pemilik usaha mengikuti pendampingan Rumah BUMN BRI untuk memperbaiki tata kelola, mutu produksi, serta strategi pemasaran yang efektif.
- Hasil inkubasi meningkatkan produksi dari 300 menjadi 25.000 buah per bulan serta memperluas akses pasar hingga ke luar negeri.
Suara.com - Perjalanan matang yang ditunjukkan oleh UMKM kuliner “It’s Me Time” menjadi bukti nyata bahwa keseriusan pengelolaan yang dipadukan dengan skema pendampingan finansial yang tepat mampu melahirkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Usaha brownies ketan bentukan Jalian Setiarsa di Sidoarjo kini bertransformasi menjadi role model pelaku usaha mikro yang berhasil naik kelas.
Titik balik pertumbuhan usaha pria yang akrab disapa Arso ini dimulai sejak dirinya memutuskan menjadi nasabah simpanan BRI pada tahun 2018.
Hubungan kemitraan perbankan tersebut membuka akses lebar terhadap berbagai solusi finansial. Dukungan yang diperoleh tidak terbatas pada aspek permodalan semata, melainkan menyentuh sisi asistensi langsung oleh petugas perbankan di lapangan.
"Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis," ujarnya.
Arso menambahkan bahwa komitmen nyata dari pihak bank dalam menyokong permodalan pelaku usaha cilik bertindak sebagai pemantik motivasi utamanya untuk terus mengekspansi bisnis, karena merasa mendapatkan mitra bertukar pikiran dalam menghadapi tantangan operasional.
Guna memperdalam kecakapan manajerialnya, Arso kemudian masuk ke dalam ekosistem pembinaan dengan bergabung sebagai anggota Rumah BUMN BRI.
Melalui program penataan yang terjadwal, tim mentor membimbing Arso membenahi tata kelola usaha, peningkatan mutu produksi, pembaruan kemasan, hingga taktik pemasaran yang efektif.
"Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis," katanya.
Baca Juga: Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
Hasil inkubasi ini terlihat dari lonjakan kapasitas produksi yang semula hanya 300 buah menjadi 25.000 buah per bulan, serta perluasan akses pasar hingga ke luar negeri.
Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI, M. Candra Utama, mempertegas bahwa institusinya memegang komitmen jangka panjang untuk selalu hadir mengawal langkah pelaku industri kreatif lokal dari level akar rumput demi menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
“BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan literasi digital agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh berperan aktif dan naik kelas,” pungkas Candra.
Tag
Berita Terkait
-
Transformasi Bisnis Rumahan Jadi Brand Dunia Hingga Raih Penghargaan BRI
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah
-
Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh
-
Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kisah Jalian Setiarsa Kembangkan UMKM Tembus Pasar Internasional Didukung Ekosistem BRI
-
Daftar Mobil Terlaris Segmen LSUV Semester Satu 2026, Seberapa Dominan Rush dan Terios?
-
Pasar Eropa Jadi Senjata Utama BYD Geser Toyota Setelah Amerika Serikat Tutup Pintu
-
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial
-
Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang? Jubir Gerindra: yang Penting Sesuai Aturan
-
BPDP Ungkap Temuan Riset Sawit, Bisa untuk Suplemen Ibu Hamil hingga Bensin
-
4 Pelembap Anti-Aging Lokal untuk Usia 25-an, Wajah Awet Muda Bebas Penuaan
-
Hampir Semua Pelaku Kejahatan SDA-LH Divonis Bersalah, Tapi Tak Jera!
-
Kisah di Balik Foto Messi Mandikan Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia