Bri / News
Kamis, 16 Juli 2026 | 15:51 WIB
UMKM kuliner It’s Me Time didukung BRI [Suara.com/BRI]
Baca 10 detik
  • Jalian Setiarsa mengembangkan bisnis brownies It's Me Time di Sidoarjo melalui kemitraan finansial dengan BRI sejak tahun 2018.
  • Pemilik usaha mengikuti pendampingan Rumah BUMN BRI untuk memperbaiki tata kelola, mutu produksi, serta strategi pemasaran yang efektif.
  • Hasil inkubasi meningkatkan produksi dari 300 menjadi 25.000 buah per bulan serta memperluas akses pasar hingga ke luar negeri.

Suara.com - Perjalanan matang yang ditunjukkan oleh UMKM kuliner “It’s Me Time” menjadi bukti nyata bahwa keseriusan pengelolaan yang dipadukan dengan skema pendampingan finansial yang tepat mampu melahirkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Usaha brownies ketan bentukan Jalian Setiarsa di Sidoarjo kini bertransformasi menjadi role model pelaku usaha mikro yang berhasil naik kelas.

Titik balik pertumbuhan usaha pria yang akrab disapa Arso ini dimulai sejak dirinya memutuskan menjadi nasabah simpanan BRI pada tahun 2018.

Hubungan kemitraan perbankan tersebut membuka akses lebar terhadap berbagai solusi finansial. Dukungan yang diperoleh tidak terbatas pada aspek permodalan semata, melainkan menyentuh sisi asistensi langsung oleh petugas perbankan di lapangan.

"Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis," ujarnya.

Arso menambahkan bahwa komitmen nyata dari pihak bank dalam menyokong permodalan pelaku usaha cilik bertindak sebagai pemantik motivasi utamanya untuk terus mengekspansi bisnis, karena merasa mendapatkan mitra bertukar pikiran dalam menghadapi tantangan operasional.

Guna memperdalam kecakapan manajerialnya, Arso kemudian masuk ke dalam ekosistem pembinaan dengan bergabung sebagai anggota Rumah BUMN BRI.

Melalui program penataan yang terjadwal, tim mentor membimbing Arso membenahi tata kelola usaha, peningkatan mutu produksi, pembaruan kemasan, hingga taktik pemasaran yang efektif.

"Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis," katanya.

Baca Juga: Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Hasil inkubasi ini terlihat dari lonjakan kapasitas produksi yang semula hanya 300 buah menjadi 25.000 buah per bulan, serta perluasan akses pasar hingga ke luar negeri.

Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI, M. Candra Utama, mempertegas bahwa institusinya memegang komitmen jangka panjang untuk selalu hadir mengawal langkah pelaku industri kreatif lokal dari level akar rumput demi menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

“BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan literasi digital agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh berperan aktif dan naik kelas,” pungkas Candra.

Load More