Suara.com - Sakit gigi merupakan kondisi yang membuat seseorang mengalami rasa nyeri di sekitar gigi dan rahang. Umumnya, kondisi ini terasa karena mengonsumsi makanan manis atau minuman yang terlalu panas atau dingin.
Mengutip dari Cleveland Clinic, penyebab sakit gigi juga disebabkan karena pulpa lunak diisi dengan saraf, jaringan, dan pembuluh darah. Ketika saraf pulpa ini sensitif, maka dapat terinfeksi bakteri, sehingga menyebabkan rasa sakit yang cenderung parah.
Apa Saja Penyebab Sakit Gigi?
Rasa sakit gigi yang cenderung menyakitkan bisa terjadi karena beberapa sebab. Antara lain kerusakan gigi, abses gigi (infeksi bakteri di bagian tengah gigi), fraktur gigi (patah gigi), gusi terinfeksi, dan erupsi (gigi yang keluar dari gusi).
Apa Gejala Dari Sakit Gigi?
Sakit gigi memiliki beberapa gejala. Berikut beberapa gejala yang perlu Anda ketahui, antara lain:
- Sakit gigi yang terasa tajam dan denyut. Pada beberapa orang, rasa sakit terjadi ketika mengalami tekanan saat menggigit sesuatu.
- Pembengkakan di sekitar gigi.
- Demam atau sakit kepala.
- Drainase yang tidak enak dari gigi yang terinfeksi.
- Bau yang tidak sedap dari mulut.
Untuk mencegah dari sakit gigi ini, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk sembuh. Apa saja? Berikut paparan lengkapnya!
1. Bilas dengan Air Asin Hangat
Salah satu cara yang harus Anda lakukan adalah menggunakan air asin yang hangat. Sebab, cara ini dapat melonggarkan kotoran di gigi Anda, yang bertindak sebagai desinfektan dan mengurangi peradangan. Cara membuatnya, Anda bisa aduk garam ke dalam air hangat, lalu aduk sampai rata.
2. Kompres Air Dingin
Untuk mengatasi sakit gigi, Anda bisa gunakan kompres air dingin dengan menggunakan es yang dibungkus ke handuk. Letakkan kompres ini di bagian gigi Anda yang sakit, dan lakukan ini selama 20 menit.
3. Gunakan Obat Nyeri
Cara termudah untuk mengatasi sakit gigi adalah gunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotik. Obat nyeri ini dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan di gigi. Beberapa obat yang direkomendasi mulai dari aspirin, ibuprofen, dan naproxen.
Baca Juga: 3 Makanan Manis yang Bermanfaat untuk Tubuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?