Suara.com - Seorang kiropraktor menunjukkan kesalahan umum dalam posisi tidur yang bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda. Posisi tidur seperti apa yang tidak disarankan?
Dr Anthony Vuckovich, mengungkapkan posisi tidur telungkup bisa membuat tulang belakang melengkung. Kemudian, tidur miring bisa menyebabkan mati rasa dan kesemutan.
Sayangnya, banyak orang mengira masalah tersebut disebabkan oleh postur tubuh yang buruk atau duduk sepanjang hari, bukan posisi tidur.
Oleh karenanya, banyak orang tidak sadar bahwa posisi tidur bisa memengaruhi tulang belakang dan masalah kesehatan lainnya. Berikut ini dilansir dari The Sun, posisi tidur yang bisa berdampak pada kesehatan.
1. Tidur telungkup
Dr Vuckovich, pemilik Victory Chiropractic di Frankfort, Kentucky, mengatakan tidur telungkup dan tengkurap menyebabkan tekanan di punggung bawah
Posisi tidur ini menyebabkan rotasi di sakrum (lima vertebra bawah dari tulang belakang) dan tulang belakang lumbar (vertebra di atas sakrum).
Posisi tidur telungkup menyebabkan tulang belakang melengkung. Selain itu, Anda juga akan lebih berisiko sakit dan nyeri.
2. Tidur menyamping
Baca Juga: Benarkah Minum Anggur Merah Bisa Cegah Infeksi Virus Corona Covid-19? Ini Himbauan Ahli
Tidur miring menyebabkan mati rasa dan nyeri di bahu. Selain itu, posisi tidur ini juga bisa menekan pleksus brakialis, jaringan saraf di bahu yang terhubung ke lengan dan tangan. Hal ini akan menyebabkan mati rasa.
Dr Vuckovich menyarankan orang yang menyukai posisi tidur ini mencoba lebih memanjangkan kakinya.
3. Tidur telentang
Tidur telentang dianggap sebagai posisi tidur optimal karena berat badan merata. Dr Vuckovich menyarankan meletakkan bantal di bawah lutut untuk mengurangi tekanan pada punggung bawah yang mungkin ingin diangkat dari tempat tidur.
Ia juga menyarankan Anda tidur dengan satu bantal saat telentang. Pastikan leher tidak tertekuk ketika tidur dalam posisi ini. Selain itu, lengan Anda tidak boleh berada di atas kepala dan tetap berada di perut atau di samping Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien