Suara.com - Orang yang sering duduk selama 6-7 jam karena belajar, bekerja atau alasan lainnya memiliki risiko kesehatan yang sama seriusnya dengan perokok.
Duduk terlalu lama ini tidak hanya berdampak pada postur tubuh, tetapi juga menyebabkan akumulasi lemak visceral.
Sehingga meregangkan otot-otot pergelangan tangan Anda, membuat pantat Anda mati rasa dan meningkatkan nyeri punggung akibat kelamaan duduk.
Anda mungkin tidak menyadari bagaimana duduk memengaruhi kesehatan Anda, terlebih gejalanya muncul perlahan.
Meskipun tidak ada pilihan untuk melarikan diri dari bahaya duduk terlalu lama di depan komputer, Anda bisa menurunkan risiko kesehatan dengan berdiri selama 5 menit setiap 30 menit dan melakukan beberapa latihan sederhana untuk melenturkan otot Anda.
Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa peregangan otot sederhana yang bisa dilakukan ketika kebanyakan duduk.
1. Peregangan dengan membuka dada
Latihan ini membantu melenturkan otot punggung dan bahu. Latihan dada bisa membantu untuk meregangkan otot-otot dada dan mengurangi masalah punggung bungkuk.
Anda cukup melakukannya dalam posisi duduk tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul, tangan saling bertautan di belakang punggung, dekat dengan pinggul.
Baca Juga: Sediakan 1.000 Dosis Pfizer, Jogja Bay Waterpark Gelar Vaksinasi Booster Senin Besok
Kemudian, tekuk tubuh Anda dan pada saat yang sama angkat tangan Anda ke atas secara vertikal ke tubuh.
Pastikan jari-jari harus menghadap ke langit-langit. Kemudian, tahan pose selama beberapa detik dan rileks.
2. Peregangan paru-paru
Anda juga bisa melakukan peregangan paru-paru atau lunge strecth. Latihan ini membantu Anda meregangkan lebih banyak otot paha bagian dalam dan luar, paha belakang, dan paha depan.
Anda bisa berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar pinggul dan tangan di pinggul. Gerakkan kaki kanan ke depan dan turunkan tubuh sedalam mungkin.
Letakkan tangan di atas lutut untuk stabilitas. Jeda selama beberapa detik, keluar dari peregangan dan kemudian kembali ke dalamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?