Suara.com - Kerja dari rumah atau WFH membuat semakin banyak orang mengeluhkan sakit pinggang hingga saraf kejepit herniasi nukleus pulposus (HNP), akibat berjam-jam duduk di depan komputer.
Menanggapi hal ini, Spesialis Bedah Saraf, dr. Ibnu Benhadi, mengingatkan ancaman saraf kejepit bisa terjadi saat WFH, khususnya jika tidak melakukan gerakan atau peregangan (stretching).
"Saat duduk lama, yang penting kita jaga diri kita sendiri tetap fit. Kita tidak boleh berdiam diri di satu posisi yang lama. Boleh diselingi stretching, senam ringan sambil duduk, senam kaki, dan sebagainya," ujar dr. Ibnu dalam acara Diskusi Media, Brain and Spine Center, RSU Bunda Jakarta, Kamis (27/1/2022).
Dr. Ibnu menambahkan, tidak perlu lama atau melakukan aneka gerakan rumit. Ia menyarankan cukup 5 menit berjalan-jalan, atau melakukan gerakan ringan yang membiarkan tubuh dan saraf beristirahat sehingga tidak tegang karena fokus terus menerus.
"Jika tidak melakukan ini, dia terpapar duduk terus menerus, bisa sebabkan masalah tulang belakang, pas urat atau ligamennya, bisa sebabkan gangguan saraf tulang belakang sampai saraf terjepit," tutup dr. Ibnu.
Saraf kejepit atau HNP adalah kondisi di mana terjadi penekanan pada saraf. Saraf kejepit bisa terjadi di area pinggang (Lumbal) dan leher (Cervical).
Orang bisa dikatakan mengalami saraf kejepit apabila mengalami salah satu dari tiga gejala berikut:
- Komponen sensorik (rasa), misalnya kesemutan, baal yang terasa di tangan atau kaki.
- Komponen motorik (gerakan), misalnya jika sudah mendapati kelemahan anggota gerak.
- Komponen otonom, misalnya gangguan buang air kecil, dan buang air besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi