Suara.com - Semua orang tahu bahwa manusia memiliki lima panca indera, yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, dan sentuhan.
Tapi tidak semuanya mengatahui bahwa manusia punya indera tambahan, yakni interosepsi. Ini adalah pengertian dari keadaan internal tubuh kita.
Indera interosepsi ini membantu kita merasakan dan menafsirkan sinyal internal yang mengatur fungsi vital dalam tubuh, seperti rasa lapar, haus, suhu tubuh, dan detak jantung.
Sayangnya, banyak orang yang mengabaikannya. Padahal, ini adalah indera yang sangat penting karena dapat menunjukkan bahwa setiap sistem di dalam tubuh bekerja secara optimal, lapor The Conversation.
Interosepsi juga penting untuk kesehatan mental. Sebab, indera ini berkontribusi pada banyak proses psikologis, seperti pengambilan keputusan, kemampuan sosial, dan kesejahteraan emosional.
Bahkan, gangguan indera interosepsi dilaporkan dalam banyak kondisi kesehatan mental, termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan makan.
Hal itu juga menjelaskan mengapa banyak penyakit mental memiliki gejala yang sama, seperti tidur terganggu atau kelelahan.
Tetapi ternyata ada perbedaan dalam bagaimana wanita dan pria menerima sinyal indera keenam ini.
Sebuah analisis baru menunjukkan bahwa wanita cenderung kurang akurat dalam merasakan sinyal interosepsi dari jantung dibanding pria.
Sementara perbedaan tersebut telah terdeteksi, para ilmuwan belum mengetahui apa penyebabnya. Para peneliti memiliki beberapa teori, termasuk perubahan fisiologis dan hormonal yang dialami kebanyakan pria dan wanita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?