Suara.com - Kanker tulang merupakan keganasan tulang yang menyebar ke organ tubuh lain. Dalam kasusnya, kebanyakan jenis kanker tulang muncul dari sumsum tulang (myeloma), lalu berkembang ke osteosarcoma, tulang rawan (kondrosarkoma), lemak (liposarcoma), dan jaringan fibrosa (fibrosarcoma).
Mengutip dari NHS UK, kanker tulang juga berkembang di sekitar tulang panjang kaki dan lengan atas. Beberapa gejala utamanya meliputi:
- Nyeri tulang persisten yang memburuk dari waktu ke waktu, dan berlanjut hingga malam hari.
- Pembengkakan dan kemerahan di atas tulang, yang membuat seseorang sulit bergerak jika tulang terkena di bagian sendi.
- Benjolan yang terlihat di atas tulang.
- Tulang lemah yang mudah patah, biasanya berjalan dengan keadaan pincang.
Dari gejala tersebut, beberapa jenis kanker tulang juga berbeda-beda. Mulai dari kelompok usia muda sampai dewasa tua. Adapun beberapa jenis kanker tulang sebagai berikut:
- Osteosarcoma: Jenis kanker tulang yang paling umum, yang menyerang anak-anak dan orang dewasa muda di bawah 20 tahun.
- Sarkoma Ewing: Sering terjadi pada orang berusia remaja dan dewasa, yakni 10-20 tahun.
- Chondrosarcoma: Jenis kanker tulang yang cenderung memengaruhi orang dewasa tua, yakni di atas 40 tahun.
Apa yang menyebabkan seseorang mengalami kanker tulang? Dalam kebanyakan kasus tidak diketahui. Namun, seseorang akan lebih berisiko mengembangkan kanker tersebut jika memiliki hal ini:
- Memiliki paparan radiasi sebelumnya selama kemoterapi.
- Memiliki kondisi yang dikenal penyakit tulang Paget. Namun, hanya sedikit orang dengan penyakit ini, yang benar-benar mengembangkan kanker tulang.
- Memiliki kondisi genetik langka yang disebut sindrom Li-Fraumeni, di mana kondisi tersebut memiliki versi gen yang salah, yang membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin