Suara.com - Kabar baik datang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan memperluas cakupan program imunisasi HPV cegah kanker serviks pada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD.
Imunisasi HPV bertujuan mencegah kanker serviks akibat infeksi human papiloma virus (HPV) di kemudian hari, setelah menikah atau aktif melakukan hubungan seksual.
Hal ini disampaikan Koordinator Substansi Imunisasi Kemenkes RI, dr. Iqbal Djakaria, dalam acara edukasi bersama MSD dan KICKS, Jumat (4/2/2022).
"Kegiatan edukasi yang dilakukan oleh MSD dan KICKS ini menjadi bagian yang sangat penting, untuk membantu program imunisasi khususnya dalam rencana perluasan introduksi imunisasi HPV tahun 2022 di provinsi dengan prevalensi tinggi dan nation-wide pada tahun 2023," ujar dr. Iqbal.
Adapun program imunisasi HPV ini akan diperluas dari yang sebelumnya hanya untuk DKI Jakarta dan beberapa provinsi di Indonesia, kini juga akan digelar di seluruh kabupaten atau kota di DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, dan Kota Makassar.
Seluruh kabupaten dan kota ini akan dijangkau selama periode 2022-2023. Serta rencananya di 2024, perluasan daerah imunisasi HPV diusahakan menjangkau seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Adapun pemilihan daerah ini, diutamakan daerah dengan prevalensi kasus kanker serviks tertinggi.
Perluasan cakupan imunisasi ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/6779/2021 tentang Program Introduksi Imunisasi Human Papillomavirus Vaccine (HPV) tahun 2022-2024, serta sesuai rekomendasi Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) di tahun 2016.
Baca Juga: Bulan Kesadaran Kanker Serviks 2022: WHO Unggulkan Tes DNA HPV Jadi Skrining Terbaik
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?