Suara.com - Kita dapat terinfeksi virus corona Covid-19 dengan menyentuh mata, hidung, atau mulut, setelah memegang dengan benda atau permukaan yang terkontaminasi.
Studi baru dari Jepang menemukan bahwa varian Omicron dapat bertahan pada plastik selama 193,5 jam (8 hari) dan pada kulit selama 21,1 jam atau kurang dari satu hari.
Ketahanan di permukaan benda ini berkontribusi pada peningkatan infektivitas Omicron, karena ada lebih banyak kemungkinan terinfeksi setelah memegang permukaan terkontaminasi.
Namun studi ini juga memiliki keterbatasan, yakni menggeneralisasi waktu bertahan hidup di laboratorium ke waktu di dunia nyata, lapor The Conversation.
Itulah alasan mengapa tidak dapat diputuskan jumlah virus di pemukaan yang diuji. Padahal, ini penting karena kemampuan mendeteksi virus yang hidup di permukaan sangat dipengaruhi jumlah virus.
Meski begitu, kabar baiknya virus Omicron di permukaan ini masih rentan terhadap disinfektan berbasis alkohol saat digunakan pada kulit.
Evaluasi pada kulit manusia di laboratorium menunjukkan paparan alkohol 35% selama 15 detik sama efektifnya dalam membunuh virus.
Hal tersebut membuat disinfektan masih memegang peran penting dalam praktik pengendalian infeksi,.
Jadi, memastikan untuk menyeka permukaan dan membersihkan tangan dengan hand sanitizer merupakan metode yang efektif untuk membunuh virus corona strain apa saja.
Baca Juga: Pabrik Sampo Palsu Merk Terkenal Digerebek, Bahan Baku dari Soda Api dan Alkohol 96 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak